Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 19.4 ° C

Tak Lagi Arsiteki Persib, Djajang Nurjaman Tetap Pantau Persib

Abdul Muhaemin
DJAJANG Nurjaman saat menjadi pelatih Persib.*/DOK. PIKIRAN RAKYAT
DJAJANG Nurjaman saat menjadi pelatih Persib.*/DOK. PIKIRAN RAKYAT

SURABAYA, (PR).- Persib Bandung memiliki memori manis bersama Djajang Nurjaman, yang saat ini melatih Persebaya Surabaya. Pria kelahiran Majalengka itu pernah mempersembahkan gelar juara di sepak bola Indonesia bagi Persib, baik itu sebagai pemain, asisten pelatih, serta sebagi pelatih Persib di musim 2014 yang lalu.

Tentu saja dengan periode yang sangat lama bersama Persib Bandung, membuat kecintaannya kepada klub berjuluk Maung Bandung itu tidak perlu diragukan lagi. Termasuk ketika saat ini, dia sudah menjadi pelatih tim lain yang menjadi lawan Persib Bandung.

Kendati menjadi lawan bagi Persib Bandung, Djanur -sapaan akrab Djajang Nurjaman, tidak pernah melewatkan perkembangan tim kesayangannya tersebut. Hal itu juga berlaku untuk mengamati strategi yang diterapkan oleh para pelatih yang menukangi Persib Bandung sepeninggal dia beberapa musim lalu.

Pada lanjutan pekan ke-7 Shopee Liga 1 musim 2019, Djanur kembali harus berhadapan dengan Persib Bandung. Dalam laga yang digelar di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat 5 Juli 2019, Persebaya berhasil mempermalukan Persib Bandung dengan skor yang tidak tanggung-tanggung yaitu 4-0.

Keberhasilan Persebaya mengalahkan Persib dengan skor telak tidak dipungkiri telah melalui pengamatan gaya permainan Persib yang saat ini dilatih Robert Rene Alberts. Djanur sudah tahu bagaimana strategi Robert Alberts dan bisa mengatasinya dengan mudah.

“Saya besar di Persib, jadi selalu mengamati Persib, ketika dilatih oleh siapa pun selalu saya ikuti. Ketika sama (pelatih) ini bagaimana mainnya, sama ini gimana mainnya, jadi saya hapal betul bagaimana harus melawan mereka karena saya mengikuti terus,” katanya dalam sesi konferensi pers setelah laga.

Bahkan Djanur mengungkapkan bahwa dia telah mengikuti perkembangan Persib Bandung sejak ditangani oleh pelatih berkebangsaan Argentina yaitu Mario Gomez. Ketika Mario Gomez tidak dipertahankan manajemen dan digantikan Miljan Radovic, Djanur juga tetap mengamati sosok pelatih Persib Bandung yang baru.

Tentang Alberts

Terkait pelatih Persib musim ini yaitu Robert Rene Alberts, Djanur juga turut memberikan komentarnya. Dia menilai Robert Alberts yang pernah menukangi PSM Makassar dan Arema FC masih belum memberikan sentuhan magisnya dalam permainan Persib Bandung. Buktinya, Djanur yang telah mempelajari permainan Persib di tiga pertandingan sebelumnya akhirnya bisa mengatasi permainan mantan timnya itu.

“Ketika sama Abah Gomez begitu mainnya, kemudian diganti sama Radovic seperti itu mainnya. Sekarang Rene sepertinya belum banyak menyentuh terutama transisi. Dalam tiga pertandingan saya lihat permainan (Persib), dan saya aplikasikan kepada para pemain dan Ahamdulillah ada hasilnya,” ujarnya.

Saat menjadi pelatih Persebaya Surabaya, Djanur telah berhasil mengalahkan Persib dengan tiga pelatih yang berbeda. Pada Liga 1 2018 Persib bahkan dicundangi Persebaya di kandang sendiri dengan skor telak 1-4 saat masih dilatih Mario Gomez.

Lalu kemenangan kedua Djanur adalah saat Persib dilatih Miljan Radovic dalam ajang Piala Presiden di bulan Maret 2019. Persib yang bertindak sebagai tuan rumah juga dikalahkan oleh Persebaya dengan skor akhir 1-3. Sementara kemenangan ketiga saat Persib dinahkodai Robert Alberts musim ini.***

Bagikan: