Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 21 ° C

Kekalahan Persib Bandung di Mata Hariono

Abdul Muhaemin
*/DOK. PR
*/DOK. PR

SURABAYA, (PR).- Hariono menjadi pemain yang paling lama membela Persib dan masih aktif menjadi punggawa Maung Bandung hingga musim ini. Tercatat, sang pemilik nomor punggung 24 telah berseragam Persib lebih dari 10 tahun.

Telah lama bermain untuk Persib, membuat pria kelahiran Sidoarjo 33 tahun silam tersebut telah sering mengalami hal yang mengecewakan bagi timnya. Termasuk saat Persib dipermalukan Persebaya Surrabaya pada pekan ke-7 Liga 1 2019, Jumat, 5 Juli 2019 malam. Persib yang tandang ke Stadion Gelora Bung Tomo kalah telak dari Bajul Ijo dengan skor akhir 4-0 pada laga itu.

Kekalahan yang diderita oleh Persib Bandung sekaligus memperpanjang tren negatif sejak awal musim Liga 1 2019. Dari 5 pertandingan terakhir, skuad besutan Robert Rene Albert itu tidak berhasil meraih kemenangan dari lawan-lawan yang dihadapi. Tiga kali meraih hasil imbang, serta dua kali kalah beruntun.

Hasil minor yang didapatkan oleh Persib Bandung, dikatakan Hariono, tidak terlepas dari buruknya persiapan Persib musim ini. Sejak berakhirnya kompetisi musim lalu, Persib Bandung telah melakukan dua pergantian pelatih, mulai dari Miljan Radovic hingga saat ini ditukangi oleh Robert Alberts.

Selain menyoroti pergantian pelatih yang terlampau sering dilakukan setiap kali musim berganti, Hariono juga turut menyinggung seringnya manajemen merombak susunan pemain. Alhasil ketika musim kompetisi berjalan, para pemain serta jajaran pelatih harus mulai kembali beradaptasi dan membangun kekompakan tim.

“Persib mungkin hampir di setiap tahun awal-awal musim seperti ini, karena banyak pemain yang diganti, begitu pun pelatih. Situasi ini sering saya alami di Persib, dan kami sebagai pemain akan mencoba keluar dari situasi ini, kita harus kuat untuk pertandingan ke depan. Apalagi ini pertandingan yang sangat ditunggu oleh bobotoh, kita harus siap,” katanya dalam sesi jumpa pers seusai laga.

Berjuang maksimal

Kendati menyoroti rangkaian hasil minor Persib Bandung musim ini, Hariono menegaskan bahwa para pemain telah berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik. Namun, hasil akhir memang tidak bisa dibohongi dan Persib harus menelan kekalahan yang telak.

“Kami pemain semua berusaha untuk bangkit disini, karena dari awal pengen memenangkan pertandingan, maka kita terus bekerja keras. Tapi hasilnya sangat mengecewakan bagi kami seluruh pemain,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemain yang sudah dianggap sebagai legenda oleh para bobotoh itu mengucapkan rasa terima kasih kepada para bobotoh yang telah datang ke Surabaya. Dia meminta maaf atas hasil mengecewakan yang didapat oleh Persib Bandung.

“Terimakasih untuk kedatangan bobotoh yang sudah jauh-jauh ke sini, dan mohon maaf karena hasilnya sangat mengecewakan,” ucap mantan pemain Deltras Sidoarjo tersebut.***

Bagikan: