Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 18.3 ° C

Bhayangkara FC Dikabarkan Tidak Dapat Izin Bertanding, Persib Siap Jadi Tuan Rumah

Abdul Muhaemin
PEMAIN Persib Bandung berfoto bersama saat hendak memulai pertandingan kontra Madura United, Minggu, 23 Juni 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.* Jika Bhayangkara FC tidak mendapat izin pertandingan di Stadion Patriot Bekasi, pihak Persib Bandung siap jadi tuan rumah./ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung berfoto bersama saat hendak memulai pertandingan kontra Madura United, Minggu, 23 Juni 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.* Jika Bhayangkara FC tidak mendapat izin pertandingan di Stadion Patriot Bekasi, pihak Persib Bandung siap jadi tuan rumah./ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts membeberkan kabar terbaru terkait status laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Bhayangkara FC yang bermarkas di Stadion Patriot Chandrabraga Bekasi dikatakan oleh Robert Alberts tidak mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan saat menjamu Persib Bandung.

Meski belum jelas persoalan apa yang membuat Bhayangkara tidak mendapat izin pertandingan, dia mengatakan saat ini pihak Persib Bandung tengah melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian di kota Bandung. Hal ini agar upaya laga tersebut diminkan terlebih dahulu di Bandung dan Persib bertindak sebagai tuan rumah.

“Kabar terbaru Bhayangkara tidak mendapat izin untuk bermain di Jakarta pekan depan. Jadi saat ini kami masih berdiskusi dengan Kepolisian di Bandung, tapi jangan tanyakan saya, tanya ke Bram saja apakah kami mendapat izin bermain di Bandung atau tidak,” tutur Robert Rene Alberts di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu, 23 Juni 2019.

Sementara itu saat dikonfirmasi ke pihak Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel), General Coordinator Persib Bandung Budi Bram bahkan baru mengetahui kabar Bhayangkara yang tidak mendapatkan izin dari sang pelatih Persib. Bram mengatakan belum mendapatkan kabar resmi terkait kabar tersebut.

Namun jika memang laga Bhayangkara FC vs Persib urung digelar di Jakarta dan ada permintaan perubahan laga kandang, dia beserta jajaran panpel Persib akan mengupayakan hal tersebut. Komunikasi dengan pihak kemanan yaitu Polres Bandung akan dilakukan demi terselenggaranya laga kedua tim.

“Tetap harus ada apa maksudnya (izin di Jakarta) secara resmi. Kami tunggu tentang ada apanya secara resmi, itu kan nanti operator yang memberikan perubahan jadwal ini. Kalau memang sudah ada surat itu ya paling nanti kan harus koordinasi dengan pihak pihak kepolisian selaku pemberi izin yaitu Polres Bandung selaku pemberi rekomendasi itu,” tuturnya.

Selain tengah menunggu kabar resmi dari pihak Bhayangkara FC, Bram juga masih menunggu intruksi serta syarat resmi dari operator kompetisi. Namun selama ini pihaknya selalu berupaya menyelenggarakan pertandingan sebaik mungkin, termasuk jika adanya perpindahan status laga kandang ke Persib Bandung.

“Tapi memang kalau memang itu suratnya sudah ada kami juga pasti akan terus koordinasi, kami tanyakan apa karena kan kalau kami hanya pelaksana tetap harus ada dari kita ya. Jadi kalau surat-suratnya sudah lengkap dari operator seperti apa baru kita bisa proses itu aja. Kalau polres sebetulnya selama itu surat menyurat dan status pertandingan seperti ya kita upayakan aja gitu kalau bisa ya kita coba,” katanya.***

Bagikan: