Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sedikit awan, 24.7 ° C

Nama Persib B Belum Bisa Dipergunakan hingga 2021

Wina Setyawatie
PEMAIN Persib Bandung B saat menjalani latihan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin, 10 Juni 2019. Tim yang dihuni pemain muda dan senior itu rencananya akan berlaga di Liga 2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung B saat menjalani latihan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin, 10 Juni 2019. Tim yang dihuni pemain muda dan senior itu rencananya akan berlaga di Liga 2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

JAKARTA, (PR).- Penggunaan nama Persib B sepertinya belum bisa dipergunakan untuk klub satelit Persib Bandung, Blitar United di Liga 2 musim ini. PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) harus menunggu dua musim lagi untuk bisa mempergunakan nama Persib B, itu pun dengan perubahan nama Perseroan Terbatas (PT).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Media, Digital, dan Promosi PSSI Gatot Widakdo saat ditemui "PR" di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Menurut dia, untuk mengubah nama klub harus diikuti dengan perubahan PT. Prosesnya cukup panjang.

"Untuk pendaftaran dengan nama baru (klub), tidak boleh menggunakan PT yang sama. Perubahan nama klub pun tidak boleh identik dengan nama sebelumnya, dan logo pun harus berbeda," katanya.

Untuk melakukan perubahan pun diperlukan persetujuan dari Asprov daerah asal klub tersebut, dan kemudian dilakukan pemberitahuan kepada Asprov tujuan untuk dibawa ke Kongres Asprov PSSI. Dari situ, Asprov baru tempat klub tersebut bernaung akan mengajukan proposal perubahan nama klub ke Kongres Tahunan PSSI.

"Jadi misalnya Blitar United. Awalnya di Asprov Jatim, lalu pindah kandang ke Jawa Barat, jadi harus ada pemberitahuan ke Apsrov Jabar. Kemudian Asprov Jabar mengesahkan kepindahannya di Kongres Asprov PSSI dan lanjut di bawah ke Kongres Tahunan PSSI untuk disahkan untuk perubahan nama klub dan PT," kata Gatot. 

Namun, untuk perubahan di Kongres Tahunan, menurut Gatot, belum bisa dilakukan di tahun ini maupun tahun depan. Tahun ini kongres tahunan sudah digelar di Bali, awal  2019 lalu. Ada pun untuk tahun depan, Kongres Tahunan PSSI hanya memiliki satu agenda saja.

"Jadi perubahannya tidak bisa di tahun ini maupun tahun depan. Tahun ini Kongres Tahunan sudah digelar, tinggal Kongres Luar Biasa (KLB) yang hanya memiliki tiga agenda, revisi statuta PSSI, serta pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan. Sementara untuk Kongres Tahunan tahun depan, agendanya hanya pemilihan Ketua Umum PSSI baru. Tidak ada agenda lainnya, sesuai dengan amanah FIFA," tuturnya. 

Dengan begitu, menurut Gatot, perubahan itu baru bisa dilakukan pada Kongres Tahunan 2021. Hingga dalam dua musim ini, Blitar United tetap harus menggunakan nama asli atau nama awal mereka.

Hal yang sama untuk Blitar United, ujarnya, juga berlaku untuk dua tim Liga 2 lainnya yakni Aceh United yang mau berganti nama menjadi Babel United, dan Bogor FC menjadi Sulut United.

Saham Blitar United diakuisisi PT PBB pekan lalu. PT PBB berniat untuk menjadikan Blitar United menjadi tim satelit Persib Bandung yang bermain di Liga 2. Tim ini tidak akan promosi ke Liga 1, namun bisa degradasi ke Liga 3.***

Bagikan: