Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sedikit awan, 25.5 ° C

Persib Bandung Akuisisi Saham Blitar United

Abdul Muhaemin
PEMAIN Persib Bandung B saat menjalani latihan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin, 10 Juni 2019. Tim yang dihuni pemain muda dan senior itu rencananya akan berlaga di Liga 2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung B saat menjalani latihan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin, 10 Juni 2019. Tim yang dihuni pemain muda dan senior itu rencananya akan berlaga di Liga 2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung benar-benar menjadi klub terdepan dalam berbagai hal dibanding tim-tim lain yang berkompetisi di kancah sepak bola Indonesia. Disokong finansial yang kuat dengan begitu banyaknya sponsor, memiliki banyak supporter, pemain-pemain yang berkelas hingga pengelolaan yang profesional.

Kali ini klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut kembali membuat gebrakan di sepak bola Indonesia dengan mengakuisisi saham milik tim Liga 2 yaitu Blitar United. Rencananya manajemen Maung Bandung akan merubah nama Blitar United menjadi Persib Bandung B serta memindahkan kandang ke Kota Kembang Bandung.

Terobosan yang dilakukan oleh Persib Bandung dengan memiliki tim satelit diakui oleh pelatih Maung Bandung saat ini Robert Rene Alberts sebagai hal yang positif dan bagus bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Nantinya klub-klub lain di Indonesia bisa mengikuti langkah Persib dalam membangun tim satelit.

“Persib adalah klub pertama yang punya tim kedua, jadi klub lain bisa mulai mengikuti,” ujar Robert Alberts usai memimpin latihan di Lapangan Inspire Arena, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, Senin 10 Juni 2019.

Sang pelatih berkebangsaan Belanda tersebut menilai bahwa klub sepak bola yang memiliki tim kedua merupakan hal yang normal. Klub-klub kelas dunia seperti Real Madrid dengan Real Madrid Castilla, Barcelona dengan Barcelona B hingga Ajax Amsterdam yang memiliki Jong Ajax bisa menjadi contoh nyata bahwa tim cadangan di sepak bola adalah hal yang lumrah.

Bahkan Robert Alberts menegaskan bahwa tim sepak bola yang memiliki tim kedua bisa mempunyai berbagai keuntungan. Salah satu keuntungan yang dia maksud adalah tim kedua bisa menjadi wadah bagi para pemain-pemain muda bertalenta untuk bisa terus mengembangkan diri dan siap menghadapi kompetisi di tim utama.

“Itu normal jika sebuah klub memiliki second tim dan bisa berkembang bersama dengan taltenta muda dari akademi, seperti talenta yang dimiliki oleh Beckham. Beckham memiliki talenta yang bagus, dia datang ke liga 1, dan belum siap karena dia sulit berkembang karena menit bermain yang kurang, maka dia bisa ke liga 2 untuk berkembang dan dia bisa kembali ke liga 1 dalam keadaan siap bermain. Ini adalah contoh bagus untuk klub yang butuh tim kedua,” katanya.***

Bagikan: