Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 24.7 ° C

Bojan Malisic Bicara Sepak Bola Sederhana dan Gawang Persib Bandung yang Belum Kebobolan

Irfan Subhan
PERSIB menghadapi Persipura dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu 19 Mei 2019.*/ANTARA
PERSIB menghadapi Persipura dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu 19 Mei 2019.*/ANTARA

LINI belakang Persib Bandung kembali menjadi sorotan setelah menunjukan kinerjanya saat menahan imbang Semen Padang dengan skor 0-0 dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion H Agus Salim, Padang, Rabu 29 Mei 2019.

Meski pada babak kedua Semen Padang beberapa kali melakukan serangan berbahaya, lini belakang Persib Bandung mampu mementahkan peluang lawan.

Dengan kondisi lapangan yang basah karena hujan deras sebelum pertandingan, para pemain Persib Bandung bisa menunjukkan daya juang serta upaya maksimalnya demi membawa pulang poin dari laga tandang pertamanya di Liga 1 musim 2019.

Setidaknya, perolehan 1 poin bisa menjadi tambahan motivasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Persib Bandung akan bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, menghadapi Arema FC, 14 Juni 2019.

Persib.*/DOK. PR

Bagi bek tengah andalan Persib Bandung Bojan Malisic, raihan 1 poin saat melawan Semen Padang sudah cukup baik mengingat pertandingan berlangsung sangat ketat.

“Saya pikir, hari ini laga tandang yang bagus, meski hujan di sini tapi kami buat beberapa peluang, kami kuasai pertandingan, seperti yang kita tahu, pemain bagus dalam menyerang dan menguasai bola, sejauh ini secara keseluruhan baik,” tutur pemain yang akrab disapa Mali tersebut saat konfrensi pers sesuai pertandingan.

Pemain asal Serbia itu bahkan tidak menyangka, karena meski bisa menciptakan banyak peluang emas, Persib Bandung gagal mencetak gol. Namun, dibalik itu Bojan Malisic puas karena Persib Bandung bisa membawa pulang 1 poin.

“Tadinya saya berharap lebih dari ini, tapi tidak terjadi gol,” ujarnya.

Bojan Malisic mengatakan, salah satu kunci solidnya pertahanan Persib Bandung dan tim secara keseluruhan adalah kekompakan yang dibangun pemain sehingga bisa menahan serangan lawan.

“Saya pikir tidak ada rahasianya. Kami hanya bermain simpel di belakang. Kami bermain sesuai taktik dan sebelum pertandingan kami tahu bahwa kami tidak ingin membuat penyelamatan yang justru merugikan di belakang. Jadi, kami main simpel. Yang penting di belakang simpel, kami jaga kebersamaan,” ujarnya.

Maraton bukan sprint

Bojan Malisic mengatakan, ikatan antara pemain juga semakin terbangun dengan baik. Bahkan suasana di ruang ganti semakin solid.

“Kami memulai dengan baik dan kami harus memberikan yang terbaik pada laga berikutnya. Sejujurnya, tim ini kini sedang mempunyai atmosfer yang baik antara pemain, tim pelatih, dan manajer. Ketika Anda mempunyai ikatan dan atmosfer yang bagus di dalam tim, Anda tidak perlu mengkhawatirkan apapun,” katanya.

“Memang kadang kami kalah dalam pertandingan, itu normal karena sepak bola, tapi yang terpenting kami tetap bersama dalam satu semangat yang sama dan saling mendukung satu sama lain. Rene Mihelic mengatakan bahwa liga itu seperti maraton, bukan sprint 100 meter yang selesai dengan cepat. Maraton butuh waktu yang lama dan proses, karena ini banyak pertandingan yang harus dihadapi jadi kami harus terus bersama dan ketika kami dalam semangat yang sama. Kami tidak perlu takutkan apapun,” tutur Bojan Malisic.***

Bagikan: