Pikiran Rakyat
USD Jual 14.273,00 Beli 13.973,00 | Umumnya cerah, 19.1 ° C

Ngabuburit, Nonton Latihan Persib

Abdul Muhaemin
ILUSTRASI Persib.*/ DOK. PR
ILUSTRASI Persib.*/ DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Jadwal Persib Bandung vs Tira Persikabo dalam pekan kedua Liga 1 2019 dipastikan mengalami pengunduran dan penundaan jadwal. Laga tersebut seharusnya digelar pada Kamis 23 Mei 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Namun lantaran tidak mendapatkan rekomendasi keamanan dari pihak kepolisian, laga tersebut resmi dialihkan dan digelar pada 18 Juni mendatang.

Untuk mengantisipasi atmosfer pertandingan serta tetap menjaga kekompakan tim, Persib Bandung berencana menggelar game internal pada 23 Mei mendatang sebagai pengganti laga menghadapi Tira Persikabo.

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan bahwa tujuan diadakannya game internal di tanggal tersebut agar para pemain bisa menjalani pertandingan. Sehingga semua pemain yang ada di tim Persib Bandung bisa dimainkan dan tetap manjaga ritme serta strategi meski tidak ada pertandingan resmi.

“Kami akan menggelar game antarpemain di tim, jadi semua bisa bermain. Kami akan melakukan itu pada 23 Mei tapi hanya dari internal saja tidak mengundang tim lain untuk uji coba,” tutur Robert Rene Alberts, usai memimpin latihan Persib Bandung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin 20 Mei 2019.

Sementara itu, setelah resmi menangani Persib Bandung sejak sebelum bulan Ramadan tiba, ia seringkali menggelar latihan pada sore hari. Hal ini untuk bisa menjaga ibadah puasa para pemain Persib Bandung namun tetap prima meski sedang latihan.

Nonton sambil nunggu beduk

Diadakannya latihan sore hari menjelang waktu berbuka puasa seringkali dimanfaatkan oleh bobotoh untuk menyaksikan para pemain Persib yang sedang latihan. Selain bisa melihat langsung sang idola, bobotoh bisa sekalian ngabuburit sambil menunggu waktu kumandang adzan magrib tiba.

Robert Rene Alberts mengaku tidak masalah dengan banyaknya bobotoh yang sering menonton sesi latihan Persib Bandung. Dia mengaku bahwa hal tersebut justru akan bagus untuk tim terutama para pemain karena mendapatkan dukungan langsung dari bobotoh meski tidak ada pertandingan.

“Itu normal bagi orang-orang yang menyukai sepak bola datang untuk menyaksikan kami berlatih di Ramadan. Itu pertanda bagus, pemain juga senang dengan dukungan seperti itu. Iya tentu. Itu bagus untuk pemain, bagus untuk suporter juga, bagus untuk semuanya,”katanya.***

 

Bagikan: