Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 26.1 ° C

Tiga Hal yang Bisa Dilakukan Persib Saat Kick Off Liga 1 Masih Belum Pasti

Abdul Muhaemin
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N'Douassel merayakan gol dalam laga melawan Borneo FC pada babak 8 Besar Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu 24 April 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N'Douassel merayakan gol dalam laga melawan Borneo FC pada babak 8 Besar Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu 24 April 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Kick off Liga 1 2019 harus mengalami perubahan jadwal serta pengunduran oleh PT liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Jadwal sepak mula yang sebelumnya dijadwalkan mulai bergulir pada 6 Mei terpaksa harus diundur jadwalnya menjadi 15 Mei 2019.

PT LIB menuturkan bahwa pengunduran jadwal kick off Liga 1 ditenggarai dengan berbagai alasan, seperti berdasarkan permintaan pihak klub yang berkompetisi, mengantisipasi faktor kemanan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) hingga tersiar kabar bahwa kompetisi Liga 1 belum mendapatkan sponsor yang akan menunjang jalannya kompetisi.

Pengunduran jadwal kick off Liga 1 ini sudah barang tentu akan memberikan efek domino kepada setiap tim yang berlaga. Beberapa keuntungan serta kerugian akan dirasakan oleh setiap klub. Salah satu keuntungannya adalah setiap klub yang berlaga bisa semakin mematangkan persiapan.

Adapun kerugian yang bisa dirasakan adalah iklim serta atmosfir kompetisi yang sudah tidak dirasakan selama lebih dari 4 bulan usai musim 2018 berakhir Desember yang lalu tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi pemain hingga pelatih, baik dari segi mental maupun kondisi kebugaran fisik.

Rencana pengunduran kick off Liga 1 2019 yang akan digelar 15 Mei mendatang juga tidak bisa dipatsikan apakah benar-benar bisa digelar atau tidak. Hal ini lantaran pada bulan tersebut telah memasuki bulan Ramadan yang bisa saja menjadi pertimbangan untuk kembali menunda jadwal sepak mula.

Salah satu tim yang merupakan kontestan dan terdampak langsung dengan pungunduran jadwal kick off Liga 1 2019 adalah Persib Bandung. Tim yang saat ini dilatih oleh Miljan Radovic itu telah melakukan persiapan sejak Januari. Penundaan serta perubahan jadwal sempat beberapa kali disinggung oleh sang pelatih.

Namun untuk menyiasati tidak pastinya kick off Liga 1 2019, Persib Bandung tentu harus memutar otak untuk membuat berbagai program guna teta tetap menjaga persiapan tim agar tetap matang dan siap ketika kompetisi dimulai nantinya. Berikut ini adalah beberapa program yang bisa dilakukan Persib Bandung sembari menantikan dimulainya kompetisi.

BEK Persib Bojan Malisic/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Duplikasi Trofeo Persija Jakarta

Sejak mulai bergulir tahun 2011 yang lalu, Trofeo Persija Jakarta menjadi salah satu ajang pra-musim yang menarik. Ajang ini digelar oleh Persija Jakarta sebagai rangkaian ulang tahun klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut yang diperingati setiap 28 November. Beberapa kali digelar setiap bulan November atau Desember, namun pernah juga digelar Januari.

Trofeo yang diadakan Persija Jakarta ini sering kali mengundang dua hingga tiga tim dari Liga 1 dengan  format semua tim menjalani pertandingan dan saling bertemu. Bahkan pada gelaran 2013 Persija mengundang dua tim dari luar negeri yaitu Thai Army dari Thailand dan PDRM FA dari Malaysia serta 1 tim Liga 1 yaitu Arema Fc. Tak ayal, ajang trofeo Persija Jakarta ini dipandang cukup prestisius dan salah satu turnamen pra-musim yang baik.

Persib Bandung yang merupakan rival Persija Jakarta bisa saja mengadakan turnamen yang serupa dengan Trofeo Persija Jakarta. Dengan didukung finansial kuat serta sponsor yang bejibun, tentu bukan hal sulit bagi Persib untuk mewujudkannya. Nantinya turnamen ini bisa menjadi pengukur kualitas permainan Persib Bandung. Belum lagi sejak ditangani Miljan Radovic Persib Bandung selalu kesulitan kala menghadapi kontestan dari Liga 1.

ILUSTRASI latihan tim  Persib.*/ ARMIN ABDUL JABBAR/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

Lakukan pemusatan latihan kembali

Persib Bandung telah melakukan pemusatan latihan atau Training Center (TC) dengan Kota Batam dipilih sebagai tempatnya. Berlangsung sejak 25 Maret hingga 1 April 2019, para punggawa Persib melahap semua program yang diberikan, mulai dari latihan intensif hingga mengadakan uji coba dengan tim lokal disana.

Usai jadwal kick off Liga 1 2019 kembali diundur, kurang lebih tiga minggu lagi menjelang kompetisi dimulai, klub berjuluk Maung Bandung itu bisa saja kembali mengadakan TC untuk kali kedua guna mematangkan persiapan. Dengan memilih salah satu wilayah di Jawa Barat, akan menjadi pilihan rasional untuk mengadakan TC.

Jika berkaca sebelum kompetisi musim 2018 yang lalu, dibawah nahkoda pelatih Roberto Carlos Mario Gomez, Persib juga melakukan pemusatan latihan sebanyak dua kali. Namun tentu bukannya tanpa hambatan untuk mengadakan pemusatan latihan sebuah tim, salah satu hambatannya adalah terkait finansial yang harus dikeluarkan tidak sedikit oleh pihak manajemen klub. Hal ini juga sempat disinggung oleh manajer Persib Umuh Muchtar beberapa waktu yang lalu.

PEMAIN Persib Bandung berlatih di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 11 Maret 2019. Maung Bandung harus dapat tampil all out dalam laga penentuan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 dengan bertanding melawan Perseru Serui, Selasa, 12 Maret 2019.*/ADE MAMAD/PR

Adakan beberapa uji coba

Miljan Radovic sebanarnya telah menginginkan klub yang tengah dilatihnya untuk melakukan uji coba dengan beberapa tim sejak dia ditunjuk menjadi pelatih Januari yang lalu. Tapi sepertinya keinginan pelatih berkebangsaan Montenegro itu masih belum bisa direalisasikan oleh pihak manajemen.

Hingga saat ini Persib Bandung sama sekali belum melakukan uji coba dengan tim yang benar-benar memiliki kualitas setara. Hanya tim lokal Ewako Batam yang pernah menjadi lawan uji tanding Persib saat pemusatan latihan di Batam beberapa waktu yang lalu.

Menang 11 gol tanpa balas, uji coba tersebut bahkan sempat disayangkan oleh bek tangguh Persib asal Serbia yaitu Bojan Malisic yang menganggap uji coba tersebut adalah pertandingan terburuk sepanjang perjalanan karirnya.

Waktu yang masih cukup panjang menjelang kick off Liga 1 2019 tentu bisa dimanfaatkan Persib Bandung untuk menggelar serangkaian uji coba. Dengan mengundang beberapa tim Liga 1, hal ini tentu akan mudah diwujudkan, mengingat tim dari Liga 1 juga mempunyai kekosongan jadwal yang sama. Hanya Persija Jakarta dan PSM Makassar saja yang mungkin sulit didatangkan lantaran tengeh berkompetisi di Piala AFC 2019.***

Bagikan: