Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Sebagian berawan, 20.6 ° C

Persib Kalah di Markas Borneo FC, Bobotoh Yakin Maung Bandung Menang di Kandang

Miradin Syahbana Rizky
Persib.*/DOK. PR
Persib.*/DOK. PR

SAMARINDA, (PR).- Kegagalan Persib Bandung meraih kemenangan saat menghadapi tuan rumah Borneo FC pada leg pertama babak 8 Besar Piala Indonesia tak begitu disesali suporter yang tergabung dalam Viking Persib Club Borneo.

Menurut Koordinator Lapangan Viking Persib Club Borneo, Olen, kekalahan 2-1 karena gol Asri Akbar pada menit akhir tak lain karena Maung Bandung kurang beruntung.

"Sangat disayangkan Persib kemasukan pada menit akhir melalui tendangan bebas Asri Akbar. Kali ini saya lihat Persib kurang beruntung saja," ucap Olen seusai laga di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu 24 April 2019.

Dia mengatakan, dari sisi permainan, Supardi dan kawan-kawan telah bermain baik. Dalam pandangannya, Persib Bandung telah berkembang dengan mampu mencetak gol terlebih dahulu pada menitke -15 melalui Ezechiel N’Douassel.

PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N'Douassel merayakan gol dalam laga melawan Borneo FC pada babak 8 Besar Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu 24 April 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

"Kali ini kami bisa menonton pertandingan Persib yang menarik. Mereka sudah bermain maksimal. Saya pikir tidak ada yang salah dari pemain," ujarnya.

Untuk itu, Olen tetap optimistis Persib Bandung mampu meraih kemenangan pada leg kedua babak 8 Besar Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat pada Senin 29 April 2019. Menurut dia, Persib telah memiliki modal penting untuk bisa menghadapi laga kedua tersebut.

"Saya optimistis Persib menang di Bandung. Saya yakin Persib menang dengan skor 3-0. Persib pasti juara," tuturnya.

Mengenai gol kekalahan pada menit akhir, Olen menilai gol itu terjadi karena Persib mulai kehilangan konsentrasi. Seharusnya, Pelatih Persib Miljan Radovic melakukan penggantian pemain guna menambah tenaga di lapangan.

"Mungkin faktornya konsentrasi Persib buyar saja. Seharusnya pelatih jeli melakukan penggantian pemain pada menit akhir kaarena pada menit-menit itu cukup krusial," katanya.

Hal senada dikatakan bobotoh asal Nagreg Kabupaten Bandung Roni Lesmana. Roni yang telah bekerja sejak 2011 di Samarinda melihat strategi Miljan Radovic kurang berjalan baik.

"Saya melihat tiki-taka kurang berjalan. Pelatih kurang jeli melakukan penggantian pemain. Seharusnya dia menyiapkan pemain belakang pada menut akhir," ujarnya.

Dia mengatakan, apda laga itu Persib Bandung telah berjuang secara maksimal. Dia yakin Persib akan menang di laga selanjutnya di Bandung.***

Bagikan: