Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 17.2 ° C

Akademi Persib Bandung Tempati Peringkat Ketiga JSSL

Irfan Subhan
Persib.*/DOK. PR
Persib.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Akademi Persib U-13 Cimahi kembali menorehkan prestasi gemilang, setelah meraih peringkat ketiga pada Turnamen JSSL Professional Academy tahun 2019 yang berlangsung di Singapura. Akademi PERSIB U-13 Cimahi menempati peringkat ketiga bersama tim tuan rumah, JSSL Singapura. 

Hasil itu diraih setelah pada laga terakhirnya, Akademi Persib U-13 Cimahi kalah 1-3 dari Asia Football Indonesia‎ pada babak semifinal JSSL Cup 2019 yang berlangsung di Cage 2, Our Tampines Hub, Singapura, Minggu, 21 April 2019. 

Pelatih Akademi Persib U-13 Cimahi, ‎Sendi Oktavian menyatakan puas dengan performa anak asuhnya di turnamen ini. Meski hanya menempati peringkat ketiga, ia senang anak asuhnya memiliki permainan berkarakter. 

"Kami punya cara agar bagaimana anak ini cinta dulu dengan Persib, karena semua tim ingin mengalahkan Persib. Jadi, yang saya selalu tanamkan adalah untuk tidak kalah dalam hal motivasi," katanya seperti dikutip dari situs resmi Persib. 

Persib.*/DOK. PR

Sendi juga mengaku hanya memberikan instruksi sederhana kepada anak asuhnya, yakni bermain menyerang dan para pemainnya dapat menjalankan instruksi dengan baik meski akhirnya harus mengakui keunggulan tim lawan.

"Dengan motivasi tinggi, anak-anak menyerang sejak awal. Persiapan sendiri berupa training camp seminggu sebelum turnamen, apapun itu karena di sini teknik individu 1 lawan 1 sangat penting,"ujarnya. 

Dalam perjuangan meraih peringkat ketiga, Akademi Persib U-13 lolos dari babak Grup D sebagai runner-up dengan nilai 15 poin hasil enam kali bertanding. Mereka menciptakan 21 gol dan kemasukkan hanya empat gol.

Juara di kelompok Boys  13 diraih tim asal Filipina, Makati FC, yang mengalahkan Asia Football Indonesia 1-0. Sementara di saat yang hampir bersamaan, Akademi Persib U-16  belum mampu mencatatkan kemenangan di turnamen ini. Skuat asuhan Imam Nurjaman itu kalah 0-2 dari tim tuan rumah JSSL Singapura.

Namun, meski demikian Imam mengaku mendapat pelajaran berharga selama mengikuti turnamen JSSL Pro Academy yang berlangsung sejak 19-21 April 2019. Ini merupakan pengalaman perdana Maung Ngora terlibat di dalam turnamen berskala Internasional tersebut. 

"Tidak hanya pemain, tapi juga pelatih mendapat pengalaman luar biasa di sini. Soal pemahaman dan wawasan di dalam bermain sepakbola. Sebelumnya, kami sudah persiapkan tim dengan matang tapi masih banyak yang perlu dibenahi lagi," kata Ima. 

Selama berlaga di turnamen JSSL, Persib U-16 sulit bersaing dengan tim lain. Catatan tanpa kemenangan akan menjadi perhatian untuk segera dibenahi agar  performa  mereka bisa membaik di masa mendatang. 

Imam pun bertekad kembali mengasah pemahaman pemain mulai dari hal-hal mendasar hingga ke tingkat yang paling kompleks. ‎Ia pun meminta para pemain untuk kembali bekerja keras di dalam latihan. 

"Mulai dari hal-hal sederhana dalam teknik bermain, banyak yang perlu ditingkatkan. Yang pasti, ini soal kerja keras, bisa mencontoh JDT yang bisa berlatih tiga kali dalam sehari sedangkan kami hanya satu kali,"tuturnya.***

Bagikan: