Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Umumnya cerah, 28.5 ° C

Heru Joko Didesak Mundur dari Jabatannya

Abdul Muhaemin
HERU Joko.*/INSTAGRAM DJ.URREH
HERU Joko.*/INSTAGRAM DJ.URREH

BANDUNG, (PR).- Ketua Viking Persib Club Heru Joko dianggap sebagai aktor dibalik adanya deklarasi dukungan yang mengatasnamakan bobotoh kepada pasangan Joko Widodo dan Ma’aruf Amin. Dia beserta Asep Abdul sebagai ketua Bomber dan Nevi dari The Bombs secara terang-terangan meminta bobotoh untuk memilih dan memberikan dukungan kepada paslon 01 yang akan bertarung dalam pemilihan umum 17 April 2019.

Dari ketiga nama tersebut, Heru Joko menjadi orang yang paling mendapatkan sorotan sekaligus kritik tajam dalam acara deklrasi dukungan bobotoh di Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Sabtu 30 Maret 2019. Bagaimana tidak, Heru Joko yang berstatus sebagai ketua Viking Persib Club terjun langsung dalam kontestasi politik sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem.

Sebelum adanya deklarasi dukungan, Heru Joko juga sempat menuai kritikan lantaran kapasitasnya sebagai Ketua Viking diragukan karena memutuskan maju dalam bursa pemilihan umum. Banyak yang menilai serta mengkhawatirkan jika Heru Joko akan memanfaatkan posisinya untuk menggalang dukungan dari bobotoh, dan hal ini rupanya telah terbukti.

Kendati maju dalam kontestasi politik merupakan hak bagi setiap warga negara, namun keputusan Heru Joko mencatut nama bobotoh untuk menggalang dukungan banyak yang menganggap hal kotor. Sebelum mencalonkan diri sebagai caleg, Heru Joko akan lebih bijak jika menanggalkan jabatannya sebagai ketua Viking.

“Itu hak dia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sebenarnya, tapi alangkah baiknya apabila Heru Joko mundur terlebih dahulu dari jabatannya sebagai ketua Viking, karena saya rasa berbagai deklarasai dari komunitas bobotoh ini ada pengaruh dari Heru Joko sebagai caleg dari salahsatu partai yang berkoalisi dengan capres yang dideklarasikan,” ujar bobotoh asal Rancaekek Arviandi Kurniawan saat dihubungi Senin 1 April 2019.

Deklarasi dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden tersebut tentu disayangkan oleh banyak pihak. Hal ini tidak terlepas dari sebagian orang yang memanfaatkan kondisi dengan mencatut bobotoh untuk menggalang dukungan dan memperoleh suara. Padahal bobotoh selama ini selalu menyuarakan agar sepak bola tidak dikaitkan dan dicampuri oleh urusan politik dalam bentuk apapun.

Namun apa yang harus dibuat, nasi sudah menjadi bubur, keputusan ketiga komunitas tersebut harus dipertanggungjawabkan. Arviandi menilai agar ketiga ketua komunitas tersebut harus sadar diri dan menanggalkan jabatannya sebagai ketua terutama Heru Joko, hal ini didasari oleh banyaknya kecaman dan kekecewaan yang diutarakan oleh bobotoh.

“Mereka perlu diganti, sebagai organisasi yang baik lumrahnya pergantian ketua adalah sesuatu yang wajar. Terlebih tahun ini Heru Joko pun terjun dalam dunia politik. Hal yang ditakutkan akan adanya pemanfaatan Viking (bobotoh) untuk kepentingan politik. Akan lebih baik jika Heru Joko mengundurkan dirinya dalam jabatannya sebagai Ketua Viking, sangat disayangkan bobotoh dicatut dan dimanfaatkan dalam kontestasi politik karena ini tidak pantas,” katanya.

Heru Joko “diserang”

Rasa geram bobotoh atas deklarasi yang dilakukan tiga komunitas besar tersebut bisa terlihat dari “serangan” bobotoh di akun Instagram Heru Joko @dj.urreh. Pada postingan terakhirnya di tanggal 20 Maret 2019, bobotoh membanjiri postingan tersebut dan telah mencapai lebih dari 3.500 komentar, banyak bobotoh yang menyayangkan keputusan Heru Joko tersebut dan meminta dia untuk menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Viking Persib Club.

Seperti yang diungkapkan pemilik akun @rahmatabimayu, “Pilihan nomor 01 atau nomor 02 itu hak setiap individu bebas memilih. Asal jangan bawa-bawa nama organisasi, di Viking belum tentu semua dukung pak Jokowi, ada sebagian pendukung pak Prabowo. Cukup bawa nama pribadi masing-masing jangan bawa Viking,” ujarnya.

Namun kendati banyak yang meminta Heru Joko untuk turun dari jabatannya sebagai Ketua Viking Persib Club, tidak sedikit pula yang mendukung selama masih berada dalam jalur yang positif dan membawa perubahan yang lebih baik. Lantaran dalam deklarasi tersebut mengambil garis besar “Bobotoh Dukung Jokowi Berantas Mafia Bola Indonesia”.

“Tetap dukung selama positif, tujuan (deklarasinya) jelas untuk memajukan sepak bola, semoga sukses kang @dj.urreh, tetap fokus sama tujuan utama akang memberantas mafia bola,” ujar pemilik akun @afiptriarahman.***

Bagikan: