Pikiran Rakyat
USD Jual 14.084,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 24 ° C

Mantan Pemain Persib: Miljan Radovic Jangan Tutup Mata Soal Performa Srdan Lopicic

Abdul Muhaemin
SRDAN Lopicic.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
SRDAN Lopicic.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Penampilan salah satu pemain baru Persib Bandung, Srdan Lopicic mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Hal itu tidak terlepas dari performa Srdan Lopicic yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Penampilan dia juga dianggap berada di bawah standar pemain asing yang selama ini didatangkan Persib Bandung.

Bahkan, pada awal kedatangannya, saat manajemen klub mengumumkan merekrut pemain berkebangsaan Montenegro itu, gelombang protes dilontarkan bobotoh.

Srdan Lopicic dinilai terlampau tua untuk bergabung dengan tim. Selain itu kemampuan individu serta rekam jejaknya di klub-klub yang pernah dia bela tidak memuaskan sehingga muncul protes dan penolakan dari bobotoh.

Keraguan bobotoh akan kemampuan Srdan Lopicic nyatanya terbukti kala Persib menjalani dua ajang yaitu Piala Indonesia dan Piala Presiden.

EKSPRESI pemain Persib Bandung Srdan Lopicic  setelah  berhasil membobol gawang Persiwa Wamena yang dikawal Endang Subrata pada pertandingan ke 2 Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin 11 Februari 2019. Dalam laga tersebut anak asuh Miljan Radovic menang dengan skor 7-0./ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Pada dua ajang itu, Srdan Lopicic menjadi pemain yang mendapatkan kepercayaan penuh dari sang Pelatih Persib Miljan Radovic. Meski mencetak 1 gol di Piala Indonesia lewat titik putih, kritik kepada pemain yang saat ini berusia 35 tahun itu tetap menggunung. Banyak bobotoh yang meminta Miljan Radovic mencoret sang pemain.

Penilaian serta kritik bobotoh terhadap Srdan Lopicic juga senada dengan pendapat mantan pemain Persib Bandung Yudi Guntara. Menurut Yudi Guntara, masa uji coba pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut telah usai. Semua bisa menilai bagaimana penampilan Srdan Lopicic dalam dua ajang yang telah dilakoni.

Yudi Guntara meminta Miljan Radovic untuk tidak menutup mata terhadap performa pemain yang telah dia rekrut.

Miljan Radovic juga harus menilai performa pemain secara objektif dan menghilangkan kedekatan emosional dengan pemain. Srdan Lopicic dan Miljan Radovic adalah rekan senegara. Selain itu, ketika Miljan Radovic masih aktif sebagai pemain, keduanya pernah bermain bersama.

SRDAN Lopicic.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

“Pelatih Miljan Radovic harus menghilangkan penilaian secara subjektif, harus menilai secara profesional walau Srdan Lopicic senegara dengan Miljan Radovic, seharusnya dia bisa menilai, selama ini bagaimana. Jadi, harus mengambil keputusan,” tutur Yudi Guntara Rabu 27 Maret 2019.

Pada beberapa pertandingan di Piala Indonesia dan Piala Presiden, Srdan Lopicic menjadi pemain yang selalu diandalkan Miljan Radovic. Dia masuk lapangan sebagai pemain inti dan tidak tergantikan.

Akan tetapi, Yudi Guntara menilai Srdan Lopicic tidak menunjukkan kualitasnya sebagai pemain asing, kualitasnya dianggap masih sama dengan pemain lokal.

“Tidak ada salahnya dicoba dulu dan pada beberapa pertandingan, Srdan Lopicic dicoba oleh Miljan Radovic di Piala Indonesia dan Piala Presiden. Sayangnya, Srdan Lopicic tidak menunjukkan kualitasnya sebagai pemain asing. Berdasarkan kebiasaan klub di Indonesia, pemain asing itu kualitasnya haruslah di atas pemain lokal,” katanya.

Berkaca pada Mario Gomez

Kritik lainnya juga Yudi Guntara tujukan kepada juru taktik Persib Bandung. Menurut dia, Miljan Radovic harus berkaca pada gaya kepemimpinan pelatih Persib sebelumnya, Roberto Carlos Mario Gomez.

Dia mengatakan, pemain-pemain asing yang didatangkan Mario Gomez memiliki kualitas dan memberikan kontribusi nyata.

Mario Gomez yang berasal dari Argentina musim lalu juga memboyong pemain andalannya dari negara yang sama yaitu penyerang Jonathan Buaman. Mario Gomez berhasil membutktikan dan mempertanggungjawabkan rekrutannya. Jonathan Bauman sukses menjelma menjadi penyerang menakutkan di Persib Bandung.

“Miljan Radovic harus berkaca kepada Mario Gomez, pemain asingnya seperti apa, seperti Bauman, Oh In-kyun, atau Bojan Malisic. Mereka menunjukkan kualitas yang sangat luar biasa, menunjukkan permainan yang lebih dari pemain lokalnya, termasuk Jonathan Bauman, yang sama berasal dari Argentina, dengan kemampuan yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Yudi Guntara.

Waktu persiapan yang masih lama sebelum berlangsungnya Liga 1 musim 2019 harus dimanfaatkan dengan baik oleh jajaran tim Persib Bandung terutama sang pelatih guna membuat evaluasi secara menyeluruh tentang pemain yang benar-benar dibutuhkan.

Bahkan, Miljan Radovic diharapkan mencari sosok pemain asing lain untuk menggantikan posisi Srdan Lopicic.

“Sekarang tinggal benar-benar cari pengganti Bauman dan Oh In-kyun yang kualitasnya lebih sepadan kalua, bisa lebih. Pada Piala Indonesia dan Piala Presiden, sudah terlihat bagaimana permainan Srdan Lopicic, kualitasnya sama saja dengan pamain lokal. Jadi, pelatih harus bisa mengambil keputusan, rekrut lagi pemain asing yang minimal sama dengan pemain asing kemarin,” katanya.***

Bagikan: