Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 23 ° C

Tiga Jersey Pemain Persib yang Digandrungi Bobotoh

Abdul Muhaemin
JERSEY Esteban Vizcarra paling diminati bobotoh.*/ ARMIN ABDUL JABBAR/ PIKIRAN RAKYAT
JERSEY Esteban Vizcarra paling diminati bobotoh.*/ ARMIN ABDUL JABBAR/ PIKIRAN RAKYAT

BANDUNG, (PR).- Pemasukan bagi suatu klub professional bukan hanya datang dari sponsor, penjualan jersey original pemain juga menjadi salah satu jalan serta kesempatan bagi suatu klub untuk mendapatkan pemasukan dalam menyokong operasional klub. Belum lagi jika klub itu mempunyai basis supporter yang begitu banyak, penjualan jersey sangatlah berpengaruh dan mempunyai peranan penting dalam operasional klub itu.

Hal itu juga berlaku bagi klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat Persib Bandung. Selain selalu diminati serta banyaknya pemasukan lewat sponsor, Persib Bandung juga mendapatkan pemasukan dari penjualan jersey ini. Jersey-jersey milik pemain seperti Bojan Malisic, Hariono hingga mantan pemain Persib musim 2018 yang lalu yaitu Jonathan Bauman sangat laku dan banyak diminati oleh bobotoh.

Manajer official store Persib Bandung Okta Triana Usman saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2019, menuturkan pada kompetisi musim 2018, jersey pemain yang paling laku didominasi oleh dua legiun asing Persib Bandung. Di urutan pertama adalah jersey milik bek tangguh bernomor punggung 4 yaitu Bojan Malisic.

Jersey Bojan Malisic lebih banyak dibeli oleh bobotoh dibanding jersey milik pemain lain tentu tidak terlepas dari penampilan apik sang pemain. Meski hanya baru satu musim berbaju Persib Bandung ketangguhannya di lini pertahanan bersama Victor Igbonefo musim lalu membuat banyak bobotoh yang kepincut dan langsung jatuh hati kepada sang pemain.

Lalu jersey pemain Persib yang paling laku kedua musim lalu adalah milik mantan penyerang andalan Persib yaitu Jonathan Bauman. Didatangkan pada musim lalu, pemain berkebangsaan Argentina itu langsung memberikan kontribusi nyata dengan menjadi penyerang yang subur. Namun sayangnya, sang pemain saat ini telah hijrah ke Malaysia dan tidak lagi membela Persib Bandung.

Hariono tiga besar

Lebih lanjut di musim yang baru sekarang, Persib Bandung telah mendatangkan pemain-pemain anyar dan mendepak beberapa pemain. Meski kompetisi resmi Liga 1 musim 2019 belum bergulir dan baru menjalani turnamen pra-musim Piala Presiden dan ajang Piala Indonesia, nyatanya animo bobotoh untuk membeli jersey Persib Bandung tetap tinggi.

Untuk musim ini bobotoh paling banyak membeli jersey milik pemain naturalisasi Indonesia yaitu Esteban Vizcarra. Kehadiran Esteban Vizcarra di skuad Persib Bandung memang menjadi buah bibir, lantaran kepiawaian serta skill mumpuni sang pemain menjadi daya tarik tersendiri bagi bobotoh.

Sementara di posisi kedua jersey milik Bojan Malisic juga tetap diminati dan paling laku setelah jersey Esteban Vizcarra. Hal yang menarik adalah jersey milik gelandang pengangkut air Persib Bandung yaitu Hariono yang selalu masuk dalam tiga besar jersey yang paling laku di Persib Bandung setiap musimnya.

“Kalau sekarang setelah musim baru yang pertama jerseynya Vizcarra, pas baru masuk banyaknya Vizcarra, kalau awal-awal Piala Presiden. Lalu jersey keduanya musim sekarang tetep Bojan Malisic. Hariono tetep itu masuk ketiga besar paling laku,” tutur wanita berkacamata ini.

Performa Persib mempengaruhi

Ketika disinggung mengenai performa Persib Bandung yang tidak terlalu bagus, Okta menuturkan bahwa hal tersebut cukup berpengaruh pada penjualan jersey pemain. Menurut dia lantaran bobotoh kecewa dengan penampilan Persib Bandung dan imbasnya langsung terasa pada penjualan jersey.

Apalagi Okta juga mengungkapkan saat pertengahan musim 2018 lalu ada kejadian meninggalnya supporter Persija Jakarta di Bandung. Hal tersebut membuat penjualan jersey pemain mengalami penurunan, namun untungnya ketika Persib kembali bertanding penjualan jersey berangsur-angsur mulai membaik dan ramai kembali.

“Ada pengaruh lumayan, cuman enggak terlalu turun juga, enggak jauh banget, tapi ada pengaruhnya. Musim kemarin juga pas ada kejadian kasus yang itu (meninggalnya The Jak Mania) memang ada penurunan, tapi selebihnya ketika pertandingan Persib itu ramai lagi,” katanya.

Awal musim kompetisi Okta mengakui sebagai waktu yang paling ramai penjualan jersey. Namun biasanya ketika musim sedang bergulir animo bobotoh juga masih tinggi.***

 

 

Bagikan: