Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Hujan petir singkat, 22.6 ° C

Stadion Sepi Bobotoh, Pelatih Persib Optimistis Situasi Akan Kembali Normal

Abdul Muhaemin
SUASANA tribun penonton yang menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Perseru Serui   pada ajang  Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa, 12 Maret 2019. Buruknya performa tim "Maung Bandung" membuat puluhan ribu bobotoh memboikot menyaksikan langsung ke Stadion. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR
SUASANA tribun penonton yang menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Perseru Serui pada ajang Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa, 12 Maret 2019. Buruknya performa tim "Maung Bandung" membuat puluhan ribu bobotoh memboikot menyaksikan langsung ke Stadion. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Kemenangan besar Persib Bandung atas Perseru Serui dalam laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2019 terasa hambar. Pada laga yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 12 Maret 2019 itu bangku-bangku penonton yang biasanya selalu penuh, kali ini stadion kosong tanpa bobotoh.

Bahkan ketika panitia pelaksana pertandingan mengumumkan jumlah penonton yang hadir cukup mengejutkan, lantaran hanya ada sekitar 2500 penonton yang menyaksikan laga Persib vs Perseru. Padahal kapasitas stadion tersebut mencapai 27.000 tempat duduk.

Kosongnya bangku stadion Si Jalak Harupat disinyalir lantaran kekecewaan bobotoh atas dua pertandingan Persib di Piala Presiden yang mengalami kekalahan. Akibat kekalahan-kekalahan yang diderita, Persib gagal lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019 dan mengulangi kegagalan di tahun 2017 pada kompetisi yang sama.

Disinggung terkait kosongnya stadion Si Jalak Harupat, pelatih Persib Bandung Miljan Radovic tidak menampik bahwa sepinya penonton di pertandingan Persib vs Perseru Serui lantaran kekalahan yang diderita oleh Persib di laga sebelumnya.

Namun dia mengharapkan agar bobotoh bisa bersabar dan tetap mendukung tim Persib Bandung. Dia meminta bobotoh jangan pesimis dan takut Persib gagal di musim selanjutnya, lantaran dia menilai tim yang tengah diasuhnya sedang berproses.

"Saya bobotoh, kalau saya pikir selalu dukung Persib. Saya di rumah saya berpikir harus bagaimana, kita masuk delapan besar Piala Indonesia setelah itu 2 kali kalah. Lalu bobotoh takut musim depan tidak bagus, tapi tunggu dulu dukung dulu," tutur Miljan Radovic dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan.

Lebih lanjut, pelatih berusia 43 tahun itu menyadari bahwa bobotoh selalu memasang target tinggi bagi setiap pelatih yang menukangi Persib Bandung. Sehingga ketika tim mengalami kekalahan bobotoh akan kecewa.

Tapi dengan kemenangan yang diraih Persib atas Perseru serta meningkatnya gaya permainan Persib, Miljan Radovic mengharapkan agar bobotoh bisa memadati stadion kembali pada pertandingan-pertandingan Persib selanjutnya.

"Saya tahu bobotoh mau Persib selalu luar biasa, setelah kemenangan ini bisa dukung lagi. Bisa lihat hari ini bisa main, kita punya kualitas. Di semua negara kalau menang pasti senang, tapi kadang-kadang tim kalah harus dukung dulu lalu bisa bagus," katanya.

Perlu diketahui, pada pertandingan kedua Persib Bandung di Piala Presiden menghadapi Persebaya Surabaya, Miljan Radovic sempat mendapatkan cemoohan dan tindak kekerasan dari bobotoh. Pasalnya, Persib harus menelan kekalahan dengan skor 3-1 dari Persebaya. Setelah kalah dari Persebaya dan dipastikannya Persib gagal lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019, bobotoh ramai-ramai menyuarakan untuk mengosongkan stadion pada laga kontra Perseru Serui.***

Bagikan: