Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Sebagian cerah, 20.3 ° C

Pelatih Persib Miljan Radovic Berharap Bobotoh Mengerti

Irfan Subhan
MILJAN Radovic/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
MILJAN Radovic/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Dua kali meraih kekalahan secara beruntun di babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019 memang cukup mengejutkan serta mengewakan bagi bobotoh, karena tim kesayangannya sudah dua kali gagal dari fase penyisihan grup.

Namun, di balik semua itu ada hikmah yang bisa dipetik di turnaen pramusim ini, mengingat Persib masih terus menyiapkan tim untuk lebih baik lagi sebelum mereka tampil di Liga 1 2019.

Meski banyak bobotoh yang kecewa atas hasil yang diraih oleh Persib di Piala Presiden, pelatih kepala Persib Miljan Radovic meminta kepada semua bobotoh untuk mengerti dan bisa terus mendukung Maung Bandung .

“Yang satu saya tidak mengerti adalah ketika kita lolos ke babak Delapan Besar semua mendukung, tetapi hanya berselang dua minggu setelah itu berbeda dan banyak yang tidak mendukung,” tutur Radovic di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Terusan Cipatik-Soreang, Selasa, 12 Maret 2019.

Dia menambahkan, Piala Indonesia adalah kompetisi resmi selain Liga 1, sedangkan Piala Presiden adalah turnamen pramusim. Sehingga keberhasilan Persib bisa lolos ke delapan besar Piala Indonesia, dinilainya merupakan prestasi yang membanggakan.

“Kita bisa masuk ke delapan Besar dan itu adalah kompetisi, kita sekarang masuk disana saya juga mengerti, kita kalah dua kali di Piala Presiden dan itu tidak bagus, tetapi kita akan segera berbenah untuk menghadapi Liga dan Piala Indonesia,” ujarnya.

Radovic menambahkan, dirinya sangat memahami keinginan bobotoh dan banyak yang kecewa, tetapi pelatih asal Montenegro tersebut berharap bobotoh selalu mendukung tim kesayangannya di segala kondisi apapun.

“Saya minta bobotoh terus membantu, dan kita akan segera mendapat tambahan pemain baru dan itu akan membuat Persib semakin kuat. Jangan lupa, saat saya datang kesini (sebagai pemain Persib), tim nyaris terdegradasi tetapi setelah itu kondisi berbeda. Dan ingat hati saya selalu biru,” katanya.

Sekarang Radovic telah memiliki gambaran mengenai pemain yang nantinya akan menjadi andalan di tim inti baik pada Piala Indonesia maupun Liga 1.***

Bagikan: