Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 15.9 ° C

Persib Terpuruk dan Menggemanya #RadovicOut, Bobotoh Harus Santun Sampaikan Kritik

Tim Pikiran Rakyat
SEORANG bobotoh meluapkan kekecewaan kepada pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, usai pertandingan melawan  Persebaya Surabaya pada ajang Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Dalam pertandingan tersebut Persib Bandung takluk 2-3.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
SEORANG bobotoh meluapkan kekecewaan kepada pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada ajang Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019. Dalam pertandingan tersebut Persib Bandung takluk 2-3.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- video yang merekam oknum bobotoh mendatangi lorong ganti pemain dan hendak melancarkan aksi kekerasan terhadap Pelatih Persib Miljan Radovic viral di media sosial. Aksi tak terpuji itu adalah ekspresi kekecewaan bobotoh atas hasil negatif Persib ketika dikalahkan Persebaya, 3-2, pada babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019, Kamis 7 Maret 2019.

Pengamat sepak Bola Arif Nugraha mengatakan, kekecewaan atas hasil pertandingan itu tidak hanya dirasakan bobotoh tetapi juga semua elemen yang ada di Persib. Meski demikian, Arif Nugraha menyesalkan aksi oknum bobotoh yang terlalu berlebihan meluapkan kekecewaan.

Menurut dia, seharusnya insiden tersebut tidak perlu terjadi andai bobotoh bisa menyikapi hasil pertandingan dengan cara elegan dengan tidak mengedepankan kekerasan fiisik.

"Ini insiden yang tidak perlu terjadi. Semua pasti kecewa. Kekeresan tidak dibenarkan. Kecewa boleh, tapi tidak seperti itu," katanya dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Kamis 7 Maret 2019.

PERTANDINGAN Persib vs Persebaya yang berakhir kekalahan Persib 2-3, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 7 Maret 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Arif Nugraha mengatakan, tersingkirnya Persib dari Piala Presiden 2019 ini harus disikapi dengan cepat oleh manajemen klub dengan menggelar evaluasi.

Manajemen klub berhak memberikan kesempatan pada Miljan Radovic menjelaskan di mana letak kesalahan sehingga Persib harus angkat koper dari ajang tahunan itu.

"Yang jelas manajemen harus segera memutuskan," ujarnya.

Piala Presiden 2019 harus dijadikan tolok ukur tim sebelum Liga 1 dimulai. Dalam evaluasi, manajemen diharapkan segera memutuskan nasib  Miljan Radovic.

"Hasil ini menjadi ukuran. Artinya harus ada evaluasi dan jadikan Piala Presiden ukuran ke depannya," tuturnya.

Manajemen klub harus merespons

Hal senada disampaikan Pendiri Flower City Casual Arlan Sidha melihat maraktagar #RadovicOut di jagat maya. Menurut dia, hal itu wajar dan harus segera direspons dengan baik oleh manajemen klub. Terlebih, hasil minor dalam beberapa laga terakhir merupakan tanggung jawab pelatih.

"Apa yang dilakukan bobotoh dengan mengkritik Persib saat ini harus direspons baik oleh manajemen. Harus ada evaluasi besar. Ini menjadi tanggung jawab pelatih. Evaluasi di sini adalah hal-hal mendasar apakah ada komunikasi yang kurang baik pelatih ke pemain, apakah dari strategi, atau dari komposisi pemain," katanya seperti dilaporkan pewarta Prfmnews Asep Yusuf Anshori.

Persib/DOK. PR

Arlan Sidha mengajak bobotoh untuk tetap santun menyampaikan kritik dengan cara elegan.  Dengan kata lain, jangan sampai bobotoh bertindak anarkistis dengan mengedepankan tindakan fisiki.

"Boleh kita kritisi Miljan Radovic tapi dengan cara elegan. Kalau sampai ada benturan fisik, saya pikir itu berlebihan," kata dia.***

Bagikan: