Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Cerah berawan, 31.4 ° C

Persib dengan Strategi Dua Gelandang Bertahannya Mendapat Kritik

Tim Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PR).- Taktik yang diterapkan Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic mendapat kritik dari bobotoh, tak terkecuali Legenda Persib Yudi Guntara. Alih-alih ingin menerapkan gaya tiki-taka, permainan Persib justru menjadi monoton.

Bahkan dalam pertandingan kontra PS Tira Persikabo, lini depan Maung Bandung kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Yudi Guntara mengatakan, taktik Miljan Radovic yang menurunkan dua gelandang bertahan secara bersamaan menjadi alasan mengapa permainan Maung Bandung kurang berkembang.

PERSIB Bandung tampil mendominasi kala menjamu PS Tira Persikabo dalam laga perdana Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 2 Maret 2019. Namun sayang, laga itu harus ditutup dengan kekalahan Persib dengan kedudukan 1-2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Hal itu berimbas kepada tersendatnya aliran bola dari lini tengah ke depan sehingga penyerang Ezechiel N’Douassel kerap mundur menjemput bola.

"Sekarang persib sering memainkan dua gelandang bertahan, ada Hariono dan Kim Jeffrey Kurniawan. Otomatis, suplai ke depan tidak ada. Peran Srdan Lopicic juga belum terlihat karena keterbatasan tenaga," kata dia dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Rabu 6 Maret 2019.

Oleh karena itu, Yudi Guntara berharap, dalam pertandingan melawan Persebaya di Piala Presiden 2019, Kamis 7 Maret 2019, Miljan Radovic bisa menerapkan strategi baru.

"Miljan Radovic harus memainkan strategi lain, misalnya memainkan Abdul Aziz atau Erwin Ramdani agar Ezechiel N’Douassel bisa leluasa. Tidak ada salahnya miljan Radovic mencoba semua pemain," kata dia.

Beban ada di pundak Persib

Pertandingan melawan Persebaya menjadi ajang penentuan bagi Persib Bandung dalam perburuan gelar juara Piala Presiden 2019. Kekalahan pada laga pertama melawan PS Tira Persikabo menjadi beban bagi Hariono dan kolega. Disamping itu, calon lawan mereka kali ini, Persebaya tampil mengejutkan ketika melawan Perseru Serui.

Yudi Guntara menilai, strategi Miljan Radovic akan menentukan hasil pertandingan.

"Laga akan sangat menarik karena kedekatan dua suporter. Persib harus bangkit dan tenang. Apalagi Persebaya ingin mempertahankan kemenangan kemarin. Ini akan jadi beban bagi persib. Maka dari itu Miljan Radovic harus membuat eksperimen baru dalam hal strategi," ujarnya seperti dilaporkan wartawan Prfmnews Asep Yusuf Anshori.

Yudi Guntara mengatakan, Piala Presiden mesti dimaksimalkan dengan baik oleh jajaran pelatih untuk mencoba seluruh pemain di setiap lini. Hal itu akan menjadi indikator ketika tim bermain di Liga 1.

"Kekalahan kemarin harus dianalisis tim pelatih. Pada zaman pelatih Mario Gomez, sebetulnya fondasi sudah ada, tinggal menambal beberapa pemain yang tidak ada seperti Igbonefo dan Bauman," kata dia.***

Bagikan: