Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 16.3 ° C

Arema FC vs Persib, Abdul Aziz Siap Lumat Makan Konate

Miradin Syahbana Rizky
ABDUL Aziz.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
ABDUL Aziz.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

MENJADI salah satu pemain yang akan dibawa Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic ke Malang untuk melakoni leg kedua Piala Indonesia 2019 babak 16 Besar Piala Indonesia membuat gelandang serang Maung Bandung Abdul Aziz Lutfi Akbar siap tempur.

Laga melawan Arema FC itu akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Jumat 22 Februari 2019 pukul 15.00 WIB.

Abdul Aziz mengatakan, jika Miljan Radovic memberi kepercayaan kepadanya untuk turun ke lapangan, Abdul Aziz akan memaksimalkan peluang tersebut.

"Bagi saya, jika nanti dipercayai Pelatih untuk diturunkan, saya akan tampil maksimal. Saya ingin memberikan kontribusi untuk Persib saat melawan Arema FC di Malang," ucapnya di Stadion SIDOLIG, Kota Bandung, Rabu 20 Februari 2019.

TIGA pemain Persib Bandung, Erwin Ramdani, Febri Hariyadi, dan Gozali Siregar terlibat kemelut di muka gawang Arema FC pada pertandingan babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin 18 Februari 2019. Laga tersebut berakhir imbang 1-1.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Pemain jebolan Diklat Persib itu mengatakan, meski Persib menyandang sattus sebagai tamu, peluang untuk lolos ke babak 8 Besar tetaplah terbuka lebar. Menurut dia, jika melihat permainan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Senin 18 Februari 2019 lalu ketika laga berakhir imbang 1-1, dia yakin Persib bisa mengalahkan tuan rumah.

"Nanti Jumat (22 Februari 2019) masih ada peluang untuk kami menang. Mudah-mudahan bisa menang jika cara bermain Arema masih seperti di Stadion Si Jalak Harupat karena kemarin kami memiliki banyak peluang," ucap Abdul Aziz.

Dia menuturkan, hasil imbang juga bisa mengantarkan Persib Bandung lolos ke fase berikutnya. Syaratnya, Persib Bandung harus meraih hasil imbang dengan skor di atas 1-1.

"Harus menang atau minimal imbang dengan skor 2-2. Mohon doa dan dukungan bobotoh agar kami meraih hasil maksimal di Malang nanti," ucap pemain yang mengantarkan tim sepak bola Jawa Barat meraih medali emas PON 2016 itu.

PEMAIn Persib Bandung Erwin Ramdani (tengah) menatap bola hasil tendangannya yang meluncur ke gawang  Arema FC yang dikawal Utam Rusdiana pada pertandingan babak 16 Besar Piala Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin 18 Februari 2018. Laga tersebut berakhir imbang 1-1.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Mengenai absennya pemain penting seperti Esteban Vizcarra karena cedera sikut, Abdul Aziz menilai Persib Bandung tetap tim yang tangguh. Maung Bandung dihuni sejumlah pemain yang merata mulai dari tim inti hingga pemain pelapis.

"Kualitas pemain Persib bagus-bagus. Kekuatan pemain cadangan dan pemain inti tidak jauh berbeda," ucap Abdul Aziz yang baru saja berulang tahun ke-25 pada 14 Februari 2019.

Mewaspadai Makan Konate

Mengenai sosok yang harus diwaspadai Persib saat bertarung di Malang, Abdul Aziz menyebut nama gelandang serang Makan Konate. Mantan pemain Persib Bandung itu, menurut Abdul Aziz, masih menjadi pemain berbahaya jika dibiarkan menguasai bola.

"Semua pemain Arema harus diwaspadai. Tapi secara pribadi, saya melihat sosok Makan Konate sebagai pemain yang patut diwaspadai. Jangan biarkan Makan Konate berlama-lama menguasai bola," tuturnya.

Abdul Aziz mengatakan, jika Miljan Radovic memberi kepercayaan kepadanya, dia siap menjaga ketat Makan Konate yang memiliki kecepatan dan dapat menusuk pertahanan Persib Bandung.

"Makan Konate harus cepat ditekan. Dia jangan dibiarkan membawa bola sendirian berlama-lama. Kehadirannya mengancam tim kami. Jadi, semua pemain harus memantau pergerakan Makan Konate," ujarnya.***

Bagikan: