Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Sebagian berawan, 22.7 ° C

Kami Biru Gelar Diskusi Bertajuk In & Out Pelatih Serta Pemain Persib di 2019

Irfan Subhan
Persib.*/DOK. PR
Persib.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Komunitas bobotoh Kami Biru, untuk pertama kalinya, menggelar acara diskusi yang bertajuk In & Out Pelatih Serta Pemain Persib di 2019. Diskusi tersebut digelar di Fave Hotel Hyper Square, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Kamis 14 Februari 2019.

Acara tersebut dihadiri perwakilan dari berbagai komunitas pendukung Persib dan menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Ketua Viking Girls Triana Pujiastuti  (Bunda Ana), Izal, Ketua Viking Distrik Victory Wawan, Ketua Viking Distrik Dsorta Gandhi, dan pelatih sepak bola usia dini Rizal.

Selain narasumber, dalam acara tersebut juga turut hadir bintang tamu dan panelis seperti Mia Beutik, Doni Setiabudi (Jalu) selaku CEO Bandung Premier League, Bobby Zaelani sebagai Coordinator Creative Division Biking Persib Club, dan Kang Otot.

Diskusi yang berlangsung selama 2 jam tersebut membahas berbagai tema terkini mengenai Persib, baik di dalam maupun luar lapangan mulai dari pemilihan pelatih dan perekrutan pemain baru.

Diskusi sesi pertama membahas mengenai pro dan kontra penggantian pelatih dari Roberto Carlos Mario Gomez ke Miljan Radovic.

“Pemain datang dan pergi, begitu juga pelatih. Saya setuju karena pada setiap pergantian musim pasti ada yang datang dan pergi, tapi yang jelas, kami tetap di sini sampai mati,” tutur Bunda Ana.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Viking Distrik Victory Wawan. Dia mengatakan, secara pribadi setuju dengan adanya penggantian pelatih dan pemain.

“Sebagai bobotoh, tentunya wajib mendukung Persib sampai mati. Kalau masalah pergantian pelatih, pemain, dan lainnya, kami kami tetap mendukung Persib sampai mati,” katanya.

Meski banyak nada sumbang yang menyatakan bahwa Miljan Radovic belum layak untuk mengaristeki Maung Bandung, Bunda Ana menuturkan, layak atau tidaknya Miljan Radovic bisa dilihat nanti.

Sementara itu, Ketua Viking Distrik Dsorta Gandhi pada awalnya kurang setuju adanya penggantian pelatih dari Mario Gomez ke Miljan Radovic karena saat diracik Mario Goemz, Persib dalam kondisi cukup baik.

“Semua orang tahu saat Persib dilatih Mario Gomez. Namun, sekarang kita setuju dan mengapresiasi keputusan manajemen. Kalau manajemen sudah menunjuk Miljan Radovic, sekarang kami harus dukung bersama-sama,” ujarnya.

Pelatih sepak bola usia dini Rizal mengatakan, bicara setuju atau tidak setuju, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, dia harus mengikuti alur yang sudah ada. Namun,  dia menyayangkan pemecatan Mario Gomez kareana dia menilai Mario Gomez adalah seorang pelatih yang bisa menciptakan pemain hebat.

Mia Beutik  dan Bob Zaelani turut berpendapat

Menanggapi pro dan kontra tersebut, Mia Beutik mengatakan bahwa jika bobotoh terus memikirkan Mario Gomez, tim tidak akan pernah maju.

“Kalau misalnya kita terus balik lagi, balik lagi ke Mario Gomez dengan segala intrik yang ada, dengan segala kejadian yang ada, kita tiak akan move on. Yang pasti, ke depannya tetap karena kondisi sekarang sudah ada Miljan Radovic, harus kita dukung,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Coordinator Creative Division Viking Persib Club Bobby Zaelani. Menurut dia, siapapun pelatihnya, harus tetap didukung. Penggantian pelatih dan pemain oleh manajemen adalah masalah klasik.***

Bagikan: