Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 13.985,00 | Sedikit awan, 21.1 ° C

Kapolres Bandung Apresiasi Bobotoh Saat Persib Menjamu Persiwa

Irfan Subhan
Bobotoh Persib/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
Bobotoh Persib/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

SOREANG, (PR).- Kapolres Bandung Indra Hermawan mengapresiasi sikap bobotoh yang tertib sehingga jalannya pertandingan babak 32 Besar Piala Indonesia, Persib vs Persiwa berjalan lancar.

“Alhamdulillah berjalan tertib mulai dari ring 4, 3, 2, dan 1. Memang ada sedikit evaluasi yang harus diperbaiki kalau ada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat lagi,” tutur Indra Hermawan saat ditemui usai pertandingan, Senin 11 Februari 2019.

Dia mengatakan, bobotoh sangat tertib. Kepolisian juga mengajak bobotoh untuk menjadi suporter yang kreatif dan santun. Ajakan itu akan terus dilakukan pada setiap pertandingan kandang Persib.

“Persib itu klub besar, bobotoh juga besar, Persib ada karena ditunjang bobotoh. Jadi, seharusnya saling mengajak, saya mengajak bobotoh untuk jadi suporter yang santun. Saya akan mengajak terus, tidak pernah lelah, saya akan mengajak terus agar menjadi bobotoh santun dan membawa Persib juara,” katanya.

ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Mengenai rekomendasi untuk pertandingan selanjutnya, Indra Hermawan melihat tolok ukurnya dari kepolisian dan pengelola lapangan. Nantinya, rekomendasi akan dilihat mulai dari kesiapan lapangan dan jajaran intelijen di lapangan.

“Kalau meliat hari ini aman dan relatif kondusif, jalur juga aman, hal ini menjadi pelajaran berharga buat bobotoh dan Persib, termasuk bahan evaluas. Ssaya mengajak semuanya untuk menjaganya. Kalau sayang kepada Persib, harus menjaga semuanya, toh yang kena sanksi Persib (kalau terjadi keributan). Saya mengajak semua bobotoh, kalau ingin Persib juara, jadilah suporter terbaik,” ujarnya.

Persib.*/DOK. PR

Indra Hermawan mengatakan, untuk kesiapan antisipasi pertandingan selanjutnya, jika memang akan kembali menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Polres Bandung akan kembali melakukan evaluasi dan kajian.

Sampai saat ini, panpel Persib belum mengajukan izin untuk kembali menggunakan Stadion Si Jalak Harupat sebagai tempat pertandingan leg pertama babak 16 Besar Piala Indonesia saat Persib menghadapi Arema FC.

Pengelolaan Stadion Si Jalak Harupat

Kepala UPTD Stadion Si Jalak Harupat, Mulyana mengatakan, dia telah memiliki rencana supaya stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung itu dikelola manajemen Persib.

“Memang rencana kami sudah ke arah sana. Artinya, dikelola Persib Bermartabat itu kan  profesional. Jadi, nanti akan dibuat seperti di stadion lain. Kalau sekarang kan (dikelola) UPTD sehingga belum ke arah profesional walaupun ada Perda Nomoe 18 dan jasa retribusi penyewaan, tapi kalau diserahkan kepada pihak ketiga, akan lebih bagus,” katanya.

Mulyana mengatakan, dia meyambut baik apabila manajemen Persib berkeinginan mengelola Stadion Si Jalak Harupat.

“Artinya, pendapatan asli daerah bisa diserap karena nanti ada pola kerja sama dengan Persib. PAD kami bisa ditekan jika ada kerja sama dengan Persib,” ujarnya.

Berbicara soal perawatan, UPTD SOR Si Jalak Harupat tidak hanya melakukan pemeliharaan stadion seperti halnya Gelora Bandung Lautan Api, tetapi juga beberapa sarana olah raga yang ada di sekitar stadion.

Rencana pengelolaan Stadion Si Jalak Harupat oleh manajemen Persib masih dalam tahap pembicaraan awal karena sebelumnya pengelola Stadion Si Jalak Harupat sempat bertemu dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahjono.

“Sudah ke arah sana tapi belum detail. Perda jelas ada, kalau Perda Nomor 18 tentang jasa retribusi. Banyak yang memohon supaya Stadion Si Jalak Harupat diramaikan, alhamdulillah sekarang ada tempat renang dan sarana olah raga lainnya. Mudah-mudahan bisa mendongkrak target kami, SOR Si Jalak Harupat ini menghasilkan PAD dari retribusi,” tuturnya.***

Bagikan: