Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 18 ° C

Laga Tunda Kontra Persiwa Dinilai Untungkan Persib

Tim Pikiran Rakyat
LATIHAN Persib Bandung. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR
LATIHAN Persib Bandung. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR)- PSSI memutuskan laga tunda Persib melawan Persiwa pada leg kedua babak 32 Besar Piala Indonesia digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin 11 Februari 2019. Pertandingan ini mengalami penundaan dari jadwal semula yang sedianya digelar pada Senin, 4 Februari 2019 lalu. 

Jurnalis senior sekaligus pengamat sepakbola Jawa Barat, Arif Nugraha menilai, mundurnya pertandingan memberikan keuntungan bagi Persib. Menurutnya, pertama, Persib diuntungkan dengan digelarnya pertandingan di kandang. Kedua, Maung Bandung diuntungkan karena mempunyai waktu yang panjang untuk menyiapkan tim secara matang.

"Digelar di kandang ada dukungan moral dari bobotoh, itu harus dimanfaatkan. Dengan diundurnya laga juga ada space (ruang) waktu menyiapkan tim secara matang," kata Arif saat on air di radio jaringan Pikiran Rakyat, PRFM, Minggu 10 Februari 2019. 

Terlepas dari keuntungan tersebut, Arif mengingatkan, laga yang akan digelar pada sore hari ini merupakan laga penentuan lolos tidaknya Persib ke babak 16 besar Piala Indonesia. Laga itu juga sekaligus menjadi ajang pembuktian pelatih Persib, Miljan Radovic dan anggota skuatnya.

"Bukan hanya laga penentuan bagi pelatih, tapi juga bagi pemain. Pemain yang akan dimainkan nanti pasti pemain terbaik, apalagi sudah ada Bojan, Supardi, Ardi Idrus dan Indra Mustafa. Lini belakang setidaknya cukup aman. Di lini depan dan penyerangan sudah dalam performa bagus. Selain adanya para pemain muda, kekompakan dan kebersamaan dalam dua pekan ini sudah terjalin," katanya. 

Arif menilai pada leg pertama lalu, pemain yang dimainkan dari babak pertama bukanlah pemain inti. Itu terlihat dari Esteban Vizcarra dan Ezechiel Ndoaussel yang baru dimainkan pada babak kedua. Sementara pada leg kedua kali ini, menurut Arif, Radovic akan memainkan semua pemain terbaik, karena di babak pertama tim dituntut untuk mencetak gol. "Harus mencetak gol sebanyak-banyaknya, karena agregat gol jadi penentu," katanya.  

Arif memprediksi, Radovic akan memakai skema 4-3-3. Artinya akan menempatkan tiga pemain di depan. Ia memprediksi sektor kanan akan diisi oleh Febri Haryadi, posisi penyerang oleh Ezechiel, dan sektor kiri diisi Esteban Vizcarra. Sementara Lopicic akan memback-up sektor sayap kanan belakang. Untuk gelandang, menurut Arif, ada dua opsi antara Hariono atau Kim Jefrey Kurniawan. Sedangkan sektor pelapis sayap kiri, ia prediksi akan diisi oleh Gozali Siregar. 

"Formasi 4-3-3 ini bukan skema main-main, harus diperkuat oleh pemain yang kondisinya fit, prima, dan bertenaga. Seperti di Barcelona, Real Madrid dan Liverpool, mereka mengandalkan pemain yang kondisi fisiknya prima," ungkapnya. (Rian Firmansyah/PRFM)***

Bagikan: