Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Hujan singkat, 28.3 ° C

Preview Persib vs Persiwa, Menguji Ambisi Maung Bandung Lolos ke Babak 16 Besar Piala Indonesia

Irfan Subhan
Persib.*/DOK. PR
Persib.*/DOK. PR

SOREANG, (PR).- Persib optimistis bisa meraih kemenangan untuk mengamankan tiket ke babak 16 Besar saat menghadapi Persiwa pada leg kedua babak 32 Besar Piala Indonesia. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin 11 Februari 2019.

Pada pertandingan kali ini, Maung Bandung akan turun dengan kekuatan penuh mengingat laga tersebut adalah penentu lolos tidaknya Supardi Nasir dan kawan-kawan ke babak selanjutnya.

Pelatih Persib Miljan Radovic juga akan menurunkan beberapa pemain yang pada leg pertama tidak mendapat kesempatan tampil.

Hal itu dilakukan untuk melihat peningkatan yang telah dicapai selama hampir sebulan latihan.

“Untuk pertandingan besok, saya katakan semua pemain sudah siap. Dari segi (kebugaran) fisik, mereka sudah bagus dan meningkat dibandingkan ketika pertandingan pertama di Cilacap. Saya senang, pemain sangat profesional, mereka akan bekerja keras untuk menang,” tutur Miljan Radovic saat konfrensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu 10 Februari 2019.

Bobotoh jadi pembeda

Miljan Radovic mengatakan, atmosfer pertandingan akan jauh berbeda dibandingkan saat bermain di Cilacap. Meski sama-sama ditonton langsung bobotoh, tetapi bermain di kandang akan sangat berbeda, termasuk soal motivasi bermain.

“Semoga hasilnya positif karena atmosfernya akan positif. Semua sudah siap dan saya berharap besok kami bisa menang. Pertandingan besok akan menjadi motovasi untuk lawan babak selanjutnya,”katanya.

Persib.*/DOK. PR

Miljan Radovic mengatakan, kemenangan merupakan harga mati karena Persib adalah tim besar terutama bermain di kandang yang akan menambah motivasi bagi pemain guna merebut tiket ke babak 16 Besar.

“Kami harus menang karena saya tahu potensi pemain Persib dan saya bisa bicara (optimistis) untuk memenangi pertandingan besok. Sekarang fokus dulu ke Wamena. Baru setelah itu, jika menang, Kami pikirkan Arema. Kita akan lihat besok, saya berharap menang,” ujarnya.

Persiwa juga waspadai bobotoh

Sementara itu, Pelatih Persiwa Winaryo mengatakan, timnya datang ke Bandung untuk merebut kemenangan dari tuan rumah.

“Pertama, kami dari Persiwa berusaha bermain sebaik mungkin karena saya kira, siapa yang tidak tahu Bandung (Persib) apalagi kita bermain di Bandung. Jadi, Persib dengan dukungan penuh dari bobotoh, saya kira hanya itu yang menjadikan kami harus waspada,” katanya.

“Saya juga ucapkan terima kasih pada bobotoh dan media. Ada yang banyak sekali yang menanyakan melalui pesan di akun saya apakah kami jadi bermain. Saya bilang , kami akan tetap datang ke Bandung,” ujarnya.

BOBOTOH menyaksikan laga Persib melawan Persiwa pada pertandingan babak 32 Besar Piala Indonesia di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu 27 Januari 2019. Laga tersebut berakhir dengan skor 0-0.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Winaryo mengatakan, pada pertandingan kali ini, Persiwa akan sedikit mengubah strategi dibandingkan saat leg pertama.

“Karena kami masih punya kesempatan yang sama untuk lolos. Kemarin kami banyak bertahan, kali ini kami harus memikirkan bagaimana mencetak gol,” ujarnya.

Persiwa juga sudah menyiapkan skenario lain jika nantinya pertandingan berakhir dengan adu penalti. “Karena kalau dilihat dari materi antara Persiwa dan Persib, tentunya ada bedanya. Pasti Persib ada di atas. Kami siapkan pengeksekutor seandainya terjadi dengan adu penalti,” ujarnya.

Persiwa bicara peluang lolos

Winaryo mengatakan, Persiwa sama-sama membidik target bisa lolos ke babak 16 Besar. Meski di atas kertas, lawan yang di hadapi berada di atasnya, hal itu tidak membuat Persiwa gentar.

“Target kami ingin lolos ke babak berikutnya tapi kami harus menghitung karena lawan kami jauh di atas kami. Jadi, kami persiapkan jika ada adu penalti, kami harus bisa maksimalkan,” ujarnya.

Disinggung alasan datangnya Persiwa ke Bandung setelah sebelumnya sempat menyatakan tidak akan hadir. Winaryo menuturkan bahwa sebenanrnya tidak ada masalah di dalam tim.

Akan tetapi, karena ada instruksi dari manajer mengenai pertimbangan regulasi dan banyaknya bobotoh yang mengirim pesan via Instagram, akhirnya Persiwa memutuskan datang ke Bandung.

“Akhirnya setelah ditunggu-tunggu, kami sepakat untuk datang dan berangkat ke Bandung karena kami juga menghargai PSSI yang sudah menetapkan pertandingan. Kami hormati PSSI dan Persib,” tutur Winaryo.***

Bagikan: