Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 20.2 ° C

Abdul Aziz Ingin Ulangi Momen PON 2016 Bersama Persib di Stadion Si Jalak Harupat

Irfan Subhan
ABDUL Aziz.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
ABDUL Aziz.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

GELANDANG anyar Persib Abdul Aziz Lutfi Akbar mengaku sudah tidak sabar untuk tampil di leg kedua babak 32 Besar Piala Indonesia, saat Maung Bandung menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Si Jalak Harupat, Senin 11 Februari 2019.

Eks pemain PSMS Medan itu ingin merasakan atmosfer pertandingan yang disaksikan langsung bobotoh. Hal tersebut merupakan salah satu impian yang ingin dia wujudkan mengingat pemain kelahiran 14 Februari 1994 tersebut sejak kecil merupakan bobotoh sejati.

Menghadapi pertandingan nanti, Abdul Aziz telah menyiapkan mental dan juga fisik. “Jadinya pertandingan tanggal 11, kami harus tetap semangat dan fokus kepada pertandingan, jangan sampai konsentrasi dan mental terganggu,”tuturnya di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu 6 Feberuari 2019.

SEORANG Bobotoh sedang berfoto bersama Abdul Aziz usai menjalani latihan perdana Persib Bandung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin 14 Januari 2019./ABDUL MUHAEMIN/PR

Abdul Aziz mengatakan, pada pertandingan nanti dia harus semakin termotivasi karena selain bermain di kandang sendiri dan didukung bobotoh, pemain juga bertekad meraih kemenangan supaya Persib bisa lolos ke babak 16 Besar Piala Indonesia.

Pada leg pertama di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap. Abdul Aziz belum mendapat kepercayaan tampil dan hanya duduk di bangku cadangan. Namun, pada leg kedua, dia berharap bisa mendapat kesempatan tampil.

“Insyaallah pada leg kedua ada kans buat saya untuk bermain. Mudah-mudahan saja. Rasanya pasti nyaman karena saya bermain di rumah sendiri. Chemistry bersama tim perlahan mulai didapat karena sudah beberapa kali latihan taktik,” katanya.

Abdul Aziz mengenang PON 2016

Stadion Si Jalak Harupat, bagi Abdul Aziz, memiliki kenangan tersendiri karena di tempat itu dia pernah turut andil mengantarkan tim sepak bola Jawa Barat meraih medali emas PON XIX tahun 2016.

“Bermain di Stadion Si Jalak Harupat pernah saat PON, cuma kalau bareng Persib belum dan mungkin pada pertandingan nanti saya bisa bermain. Persiwa jangan sampai dianggap remeh, sipa pun lawan, semuanya harus diwaspadai,” ujarnya.

Stadion Si Jalak Harupat.*/DOK PR

Akan bermain di hadapan bobotoh membuat Abdul Aziz merasa deg-degan. Hal itu menjadi bagian yang harus dihadapi karena bermain untuk tim besar seperti Persib, diperlukan kesiapan yang matang baik mental maupun fisik.

“Di Persib memang harus siap. Persib tim besar, mental harus besar juga. Saya juga berharap bobotoh yang kemarin sempat kecewa bisa terobati, bisa benar-benar datang mendukung tim. Saya berharap pada pertandingan nanti Persib bisa menang,” ucapnya.

Baginya, baik bermain di Stadion Si Jalak Harupat atau Stadion Gelora Bandung Lautan Api, atmosfer dukungan bobotoh tidak pernah akan hilang dan menjadi tambahan motivasi.

 “Untungnya di sini semua pemain senior dan pemain asingnya  berbaur, terbuka satu sama lain jadi gampang bagi saya beradaptasi dan bisa bermain dengan baik,” katanya.***

Bagikan: