Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.4 ° C

Jadi Bobotoh Persib Sejak Kecil, Zalnando Punya Kenangan Khusus dengan Miljan Radovic

Abdul Muhaemin
PEMAIN baru Persib Bandung, Zalnando (tengah) saat menjalani sesi latihan pagi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (21/1/2019).  Dirinya mengaku bangga bisa bergabung bersama tim besar yang dihuni pemain senior rekannya terdahulu di tim Sriwijaya FC.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN baru Persib Bandung, Zalnando (tengah) saat menjalani sesi latihan pagi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (21/1/2019). Dirinya mengaku bangga bisa bergabung bersama tim besar yang dihuni pemain senior rekannya terdahulu di tim Sriwijaya FC.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung kembali mendatangkan putra daerahnya untuk menjadi bagian di klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut. Zalnando putra daerah asal Cimahi yang musim lalu membela tim Sriwijaya Fc bersama Esteban Vizcarra, telah resmi bergabung dengan Persib Bandung dan memulai latihan.

Persib Bandung diakui Zalnando menjadi bagian penting dan tim yang dia cita-citakan sejak masa kecil. Dia bahkan menceritakan masa kecilnya saat menjadi bobotoh yang sering menonton pertandingan.

Hal tersebut tidak terlepas dari daerahnya yang banyak sekali bobotoh, dan tentu saja pamor Persib Bandung sebagai tim yang dielu-elukan oleh masyarakat Jawa Barat menjadikan dia hidup di lingkungan yang kental akan nuansa Persib Bandung.

PEMAIN baru Persib Bandung, Zalnando (tengah) saat menjalani sesi latihan pagi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (21/1/2019).  Dirinya mengaku bangga bisa bergabung bersama tim besar yang dihuni pemain senior rekannya terdahulu di tim Sriwijaya FC.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Mengenai pelatih Persib Bandung Miljan Radovic, Zalnando yang membela Sriwijaya Fc selama tiga musim lamanya, tidak menampik jika coach berpaspor Montenegro itu mempunyai kenangan khusus baginya. Saat Miljan Radovic menjadi pemain Persib Bandung, Zalnando yang berposisi sebagai bek tersebut sering terpukau dengan kelihaian Miljan Radovic.

Dia juga turut mengidolakan pelatih berkebangsaan Argentina tersebut. “Kan Cimahi termasuk basis besar juga buat bobotoh, saya juga nonton zaman Jaya Hartono, Suchao. Zaman Miljan Radovic juga nonton, sekarang bangga juga bisa jadi pelatih,” ujar Zalnando usai mengikuti latihan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin 21 Januari 2019.

Penampilan maksimal

Telah menjadi bobotoh sejak kecil dan Persib menjadi tim idolanya, Zalnando mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa memperkuat tim besar dan tim dari tanah kelahirannya Persib Bandung. Setelah menjadi bagian tim Persib Bandung, Zalnando menuturkan akan berusaha memberikan penampilan maksimal guna mencapai target yang dicanangkan oleh tim Persib Bandung.

“Alhamdulillah senang bisa main di tim besar dan tim kelahiran saya, saya juga ada kebanggaan, bisa main sama pemain-pemain senior juga. Semoga kedepannya saya bisa kasih sesuai target yang ditargetkan oleh Persib,” ujarnya.

PEMAIN baru Persib Bandung, Zalnando (tengah) saat menjalani sesi latihan pagi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (21/1/2019).  Dirinya mengaku bangga bisa bergabung bersama tim besar yang dihuni pemain senior rekannya terdahulu di tim Sriwijaya FC.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Zalnando didatangkan dari Sriwijaya Fc dengan status bebas transfer, kontraknya bersama Sriwijaya Fc berakhir pada 18 Januari 2019. Persib Bandung memagari Zalnando dengan kontrak selama dua tahun, hal tersebut bisa menjadi jaminan bagi Zalnando untuk memberikan penampilan maksimal.

Sementara itu terkait persaingan di lini pertahanan Persib Bandung yang sangat ketat, hal tersebut diakui pemain berusia 22 tahun tersebut sebagai sebuah hal yang positif. Pasalnya, dengan ketatnya persaingan untuk memperebutkan tempat utama di skuat Persib Bandung, para pemain akan terpacu untuk memberikan penampilan yang apik.

“Persaingan bagus, kalau kompetitif didalam tim baik untuk tim kedepannya. Untuk melawan tim lain kita juga bisa lebih kuat,” ujar pemain kelahiran 25 Desember 1996 tersebut.***

Bagikan: