Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 27.8 ° C

Budiman di Antara “Dua” Persib

Irfan Subhan
Budiman.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
Budiman.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Setelah empat tahun lebih menangani Diklat Persib dan mengantarkan Persib U-19 menjadi juara Liga 1 musim lalu, Budiman akhirnya dipercaya masuk ke dalam jajaran pelatih Persib untuk Liga 1 edisi 2019.

Selama menangani Maung Ngora, mantan pemain Persib itu mampu menelurkan talenta-telanta muda berbakat. Terakhir, ada Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan yang mampu menorehkan prestasi gemilang mengantarkan persib U-19 meraih posisi runner up Liga 1 U-19 tahun 2017 dan juara di Liga 1 U-19 2018.

PELATIH Diklat Persib Budiman Yunus tengah memberikan intruksi kepada para pemain Persib U-19 saat sesi latihan Persib U-19 di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu 12 Januari 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

Dipercaya sebagai Asisten Pelatih bersama Dejan Miljanic, Yaya Sunarya, dan Gatot Prasetyo, Budiman sangat bersyukur karena bisa ikut membantu menangani Persib.

“Saya patut syukuri ini dan mudah-mudahan saya di di sini bisa memberikan kontribusi yang baik. Saya bisa membantu Coach Miljan Radovic serta para pemain dan saya akan mengeluarkan segala kemampuan, pikiran, tenaga untuk tim senior,” tutur Budiman di di SOSI Sports Club, Jalan Menado, Selasa 15 Januari 2019.

Saling mengisi

Budiman mengatakan, saat Miljan Radovic masih menjabat sebagai direktur teknik, dia rutin melakukan komunikasi untuk bertukar ilmu. Namun Budiman tidak menyangka, pada akhirnya Miljan Radovic ditunjuk sebagai Pelatih Persib.

“Sosoknya (Miljan Radovic) ramah, familiar, enak diajak bicara, dan waktu itu, saya senang ketika kebetulan pada babak 8 Besar, Coach Miljan Radovic juga ikut ke Bali. Saat breafing ketika saya memberi masukan untuk para pemain U-19, dia senang diberi waktu untuk memberikan masukan. Masukannya positif dan saya senang waktu itu dia ada di sana, tapi sama sekali saya tidak tahu Miljan Radovic akan menjadi Pelatih Persib,” ujarnya.

Budiman.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Budiman menyadari, menangani Persib tentunya berbeda bila dibandingkan saat menjadi Pelatih Diklat Persib. “Tentunya sangat beda. Kalau di tim junior, kami butuh pemain untuk meningkatkan teknik dan kemampuan fisiknya. Kalau di tim senior, hanya maintenance, lalu secara psikologis, mungkin kami lebih banyak melakukan pendekatan (dengan pemain),” katanya.

Masih di Diklat Persib

Meski telah ditunjuk menjasi Asisten Pelatih Persib, Budiman tetap menjalankan tugasnya di Diklat Persib. Bahkan dia masih menukangi Persib U-19 yang juga sedang bersiap mengahadapi kompetisi Liga 1 U-19 2019.

Budiman tidak keberatan dengan tugas yang diberikannya saat ini karena dunia sepak bola sudah sangat lekat menempel padanya. Dia juga merasa masih punya tanggung jawab mempersiapkan tim menghadapi kompetisi

"Melatih sepak bola sudah pekerjaan dan passion saya. Selama sehat, saya masih bantu-bantu juga di Diklat Persib, tidak ada masalah. Kompetisi masih lama. Latihannya juga masih ringan. Saya juga hanya sebentar memantau tim Diklat, setelah itu baru kembali ke tim senior," tuturnya.***

Bagikan: