Pikiran Rakyat
USD Jual 14.291,00 Beli 13.991,00 | Cerah berawan, 25.4 ° C

Yudi Guntara: Biarkan Pelatih Persib Bekerja dengan Keputusannya

Abdul Muhaemin
MILJAN Radovic resmi diperkenalkan sebagai pelatih Persib Bandung di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 9 Januari 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR
MILJAN Radovic resmi diperkenalkan sebagai pelatih Persib Bandung di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 9 Januari 2019.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

MANAJEMEN Persib Bandung telah mengumumkan dua nama rekrutan teranyar yang akan menjadi bagian dari Persib Bandung di musim 2019. Esteban Vizcarra dan Srdan Lopicic menjadi dua nama pemaian yang pertama kali diumumkan oleh manajemen dalam sesi jumpa pers yang diadakan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 9 Januari 2019.

Jika nama Esteban Vizcarra telah dinanti oleh bobotoh, lain halnya dengan Srdan Lopicic. Srdan Lopicic yang pada musim 2018 membela Borneo FC langsung mendapatkan penolakan dari bobotoh dengan berbagai alasan. Ada yang menganggapnya terlampau tua, hingga performa yang tidak terlalu baik menjadi alasan penolakan pemain berpaspor Montenegro itu.

Bahkan gaung penolakan Srdan Lopicic sempat menjadi trending topik di lini masa Twitter dan Instagram. Tagar #TolakLopicic dan #LopicicOut berhamburan di kedua media sosial tersebut yang tidak lain dan tidak bukan dilakukan oleh bobotoh.

Menanggapi hal ini legenda Persib Yudi Guntara menilai bahwa jika perekrutan Srdan Lopicic benar-benar terjadi, maka biarkan Miljan Radovic meracik sendiri skema permainan seperti yang diinginkannya. Sebab menurut dia, segala keputusan yang diambil oleh Miljan Radovic sebagai pelatih Persib Bandung akan dipertanggung jawabkan seiring berjalannya waktu.

Lebih dari itu Yudi Guntara menilai bahwa keputusan Miljan Radovic mendatangkan Srdan Lopicic dia yakini telah melalui berbagai pertimbangan. Baik dari segi kondisi fisik, umur maupun kemampuan yang dimiliki.

Sehingga, menurut dia, biarkan Miljan Radovic yang bekerja dan memilih pemain yang sesuai.

“Kalau misal Lopicic itu keputusan Radovic ya it’s ok, karena yang bertanggung jawab kan pelatih. Tentunya Radovic melihat kondisi Lopicic sampai sejauh mana tingkat kebugarannya, pasti Radovic menerima hasil tes medis maupun fitness,” ujar Yudi Guntara, Kamis 10 Januari 2019.

Disinggung mengenai umur Srdan Lopicic yang sudah mencapai 35 tahun, Yudi Guntara menganggap bahwa umur hanya sebuah angka. Sebab yang terpenting menurut dia adalah skill, kemampuan dan kondisi fisik yang masih prima dan siap untuk berkompetisi di sepak bola Indonesia.

Yudi Guntara yang menjadi bagian skuad Persib Bandung saat menjadi juara  di Liga Indonesia pertama musim 1994/1995 turut memberikan contoh pemain yang secara umur sudah tua namun secara penampilan masih prima. Salah satunya mantan pemain Persib Bandung Cristian Gonzales.

“Mengenai umur, kalau kondisinya bagus, fisiknya bagus itu tidak apa-apa. Lihat Gonzales, lihat Supardi sekarang bagus kan. Kalau itu (Lopicic) semua keinginan Radovic kemudian tes medis bagus tidak ada salahnya menurut saya jika direkrut,” tuturnya.

MILJAN Radovic.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

Tidak ada penolakan

Berbicara mengenai penolakan yang dilakukan bobotoh terhadap perekrutan Srdan Lopicic, Yudi Guntara mengaku bahwa saat masih aktif bermain hal tersebut tidak pernah terjadi. Yudi Guntara meminta bobotoh untuk tetap mempercayakan semua keputusan tentang pemain terhadap manajemen dan pelatih.

Yudi Guntara tidak memungkiri bahwa bobotoh mempunyai hak untuk mengkritisi dan memberikan saran kepada manajemen dan pelatih. Namun jika melihat kondisi saat ini ketika Miljan Radovic masih merangkai susunan pemain dan belum bekerja tapi sudah mendapatkan penolakan perihal keputusan yang diambil.

“Zaman saya gak ada gak  pernah rame bahwa bobotoh ikut campur dalam masalah ini gitu. Menurut saya (bobotoh) silahkan saja menilai, silahkan mengeluarkan pendapat itu adalah hak, tapi yang paling penting kita serahkan saja kepada pelatih, pelatih sudah mempertimbangkan segala sesuatunya,” katanya mengakhiri.***

Bagikan: