Pikiran Rakyat
USD Jual 14.289,00 Beli 14.191,00 | Sebagian cerah, 32.2 ° C

Persib Dikenai Sanksi Komdis PSSI, Sponsor Maklum

Irfan Subhan
EZECHIEL N'douassel.*/DOK. PR
EZECHIEL N'douassel.*/DOK. PR

 

BANDUNG, (PR).- Sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin atau Komdis PSSI terhadap Persib membuat Maung Bandung mengalami kerugian yang cukup besar. Persib harus bermain di luar kandang dan tanpa penonton.

Imbasnya tidak hanya pada Persib, tetapi juga terhadap para sponsor yang selama ini telah bekerja sama. Mereka tentu  ber­tanya-tanya mengenai sank­si tersebut. Itu karena ber­penga­ruh juga terhadap strategi pemasaran mereka melalui logo sponsor yang dipasang di jersey tim.

”Dampak kerja sama dengan menjadi sponsor Persib sangat terasa di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung. Masya­rakat Bandung sangat familier dengan Persib. Setiap Persib bermain di kandang (GBLA), lonjakan penggunaan aplikasi Gojek juga meningkat,” tutur Head Marketing Gojek Wilayah Jawa Barat Alvin Sobari di Hotel Ibis, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis 27 Desember 2018.

Disinggung mengenai dam­pak sanksi yang harus dijalani oleh Persib, tentu berimbas juga pada Gojek dan sponsor lain yang mendukung Persib. Namun, sebagai sponsor, mereka memakluminya karena itu bukanlah kesalahan dari Persib.

”Kami ikut menghormati kebijakan itu. Dampaknya pasti ada walaupun enggak terlalu signi­fikan. Contoh waktu Persib ber­main di kandang, ada pe­ning­katan. Tetapi, saat menjalani sanksi dan bermain di luar (usiran), tidak terlihat penurunan,” ujarnya.

Gojek merupakan salah satu sponsor utama Persib di Liga 1 2018. Selain Persib, mereka mensponsori klub lain.

Mengenai kerja sama dengan Persib pada musim depan, Alvin mengaku belum mengetahuinya. Itu merupakan kebijakan manajemen pusat.

”Itu merupakan kewenangan pusat. Tetapi, kami juga telah memberikan masukan mengenai hasil dari kerja sama ini dengan Persib,” ucapnya.

Biaya laga usiran

Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat Glenn Sugita mengatakan, dampak dari sanksi yang dija­tuhkan Komdis PSSI mem­buat Persib mengalami ke­rugian yang sangat besar.

Kerugian paling besar yaitu dari segi penge­luaran anggaran. Anggaran mem­bengkak akibat partai usiran di luar Pulau Jawa yang harus dijalani oleh Persib.

Glenn Sugita mengatakan, selain memengaruhi pemasukan bagi Persib, sanksi itu juga ber­dampak terhadap kepercayaan sponsor. Namun, manajemen telah memberikan penjelasan kepada para sponsor dan mereka dapat memakluminya.

”Banyak yang bertanya, tapi kita bisa jelaskan bahwa tidak ada kesalahan dari pihak klub. Jadi, sementara ini masih bisa diatasi. Tapi, kalau tahun depan tidak ada lagi penonton atau apa, itu yang berat untuk sponsor. Mereka kan harus hitung-hitungan juga,” katanya.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahjono menga­takan, manajemen klub telah menjelaskan satu per satu me­ngenai situasi yang dihadapi oleh Persib kepada sponsor. Dengan demikian, sponsor pun mengetahui hal yang terjadi.***

Bagikan: