Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 27.9 ° C

Jalan Persib Meraih Gelar Juara Kian Terjal, Mario Gomez Tunjuk Hidung Perangkat Pertandingan

Irfan Subhan
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N’Douassel berebut bola dengan pemain PSMS Medan dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Waya Dipta, Bali, Jumat 9 November 2018. Dalam laga itu, PSMS menang 1-0.*
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel N’Douassel berebut bola dengan pemain PSMS Medan dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Waya Dipta, Bali, Jumat 9 November 2018. Dalam laga itu, PSMS menang 1-0.*

DENPASAR, (PR).- Ambisi Persib untuk memperkecil selisih poin dengan PSM Makassar yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1 belum bisa terwujud. Maung Bandung kembali menelan kekalahan di partai usiran keempatnya.

Kali ini, giliran PSMS Medan--tim yang berada di dasar klasemen—yang mampu menaklukan tuan rumah, Persib dengan skor 1-0 pada pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat 9 November 2018.

Gol kemenangan PSMS Medan dicetak Felipe Dos Santos Martins menit ke-52. Kekalahan ini membuat posisi Persib kembali terancam turun ke peringkat ketiga karena Persija baru akan bermain pada Sabtu 10 November 2018 saat menjamu PS Tira di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Dengan hasil ini, PSMS Medan sedikit bernapas lega karena naik ke peringkat 15 atau keluar dari zona degradasi.

Saat ini Ayam Kinantan telah mengumpulkan 33 poin atau sama dengan Sriwjaya FC. Namun, PSMS Medan masih unggul head to head.  

Kini dengan empat pertandingan tersisa, peluang Persib untuk meraih gelar juara cukup berat. Selepas menjamu PSMS Medan, Persib akan melakoni laga tandang menghadapi PSIS Semarang. Setelah itu, mereka akan kebali melanjutkan partai usiran saat menjamu Perseru Serui.

Usai menghadapi Perseru Serui, Persib akan berkunjung ke Stadion Surajaya, ketika ditantang Persela Lamongan. Terakhir, Persib akan melawan Barito Putera di penutup laga Liga 1 musim ini.

Baru kali ini



Menanggapi kekalahan timnya di laga usiran keempat, Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, dengan situasi seperti ini, sulit bagi Persib meraih kemenangan jika kinerja wasit dan hakim garis kerap melakukan keputusan yang merugikan timnya. 

“Ini opini saya, akan sangat sulit jika bermain seperti. Seharusnya Persib bermain di liga lain di negara lain. Kami tidak bisa bermain di sini, ini merupakan opini saya karena banyak hal yang selalu tidak adil untuk Persib. Bukan karena kami kalah, tapi melihat situasi seperti ini, kinerja wasit, akan sangat sulit bagi kami untuk bermain. Selama hidup saya menjadi pelatih, baru kali ini saya mengalami seperti ini. Ini adalah opini pribadi saya,” tutur Mario Gomez usai pertandingan.***

Bagikan: