Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Sebagian cerah, 23 ° C

Persib vs PSMS Medan, Mario Gomez Mulai Hitung-hitungan Poin

Irfan Subhan

DENPASAR, (PR).- Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, meski tanpa beberapa pemain inti, Persib tetap optimistis mampu meraih poin penuh saat menjamu PSMS Medan di laga pekan ke-30 Liga 1.

Dalam laga di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat 9 November 2018, Mario Gomez yakin semua pemain bertekad menjaga tren positif.

“Kami memiliki beberapa pemain lainnya, tidak hanya Jonathan Bauman, Dedi Kusnandar, Febri Hariyadi, dan Oh In Kyun, tapi kami juga punya pemain bagus lain karena kami punya banyak pemain. Yang terpenting adalah kami menang, itu target kami. Masih ada sisa 5 pertandingan, tapi yang paling penting adalah melwan PSMS,” katanya.

Mario Gomez mengatakan, saat ini dia berfokus penuh membenahi tim dan tidak memikirkan tim lawan yang akan dihadapi.

”Tentu, kami tidak memikirkan bagaiman tim lain, target kami adalah menang di lima pertandingan, selangkah demi selangkah, yang pertama adalah PSMS Medan, kami mencoba untuk mengambil 15 poin di sisa peratndingan. Bisa mungkin atau tidak, bisa terjadi atau tidak, tapi yang penting adalah Persib, bukan tim lain,”ujarnya.

Minimal 1 poin



Di kubu lawan, Pelatih PSMS Medan, Peter Butler mengatakan, meski harus menghadapi salah satu tim kuat dan besar di Liga 1, dia yakin PSMS medan bisa mencuri poin.

“Kami datang ke sini dengan 17-18 pemain saja. Ada sedikit masalah dengan tim yaitu pemain yang cedera, tetapi kami datang ke sini dengan mentalitas yakin, kami coba dapat poin. Kami melihat situasi sangat sulit, tapi banyak situasi ketika dalam satu minggu senang sekali dan pada minngu lainnya pemain sangat sedih. Namun, kami tetap yakin,” ucapnya.

Peter Butler mengatakan, meski dihadapkan pada situasi yang sulit, PSMS Medan masih bertekad bisa lolos dari zona degradasi untuk melanjutkan kiprahnya di Liga 1 musim depan.

“Kami mengerti Persib tim bagus dan paling besar di Liga Indonesia, mungkin keuangan, gaji, dan bonus sepuluh kali lebih tinggi dibanding PSMS Medan. Ada banyak bintang dan tentunya banyak motivasi (di Persib), tetapi saya dan tim saya mencari motivasi sendiri. Kami bicara situasi dan kami bicara bermain dengan kebanggaan, termasuk di Medan. Kalau kita bertahan, tentunya (harus bermain dengan) sangat baik,” kata Peter Butler.***

Bagikan: