Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.6 ° C

Pemain Persib Digerayangi Kejenuhan, Pelatih Siapkan Langkah Antisipasi

Irfan Subhan
PEMAIN Persib Ezechiel N'Douassel mencoba melepaskan diri dari kawalan bek lawan Vladimir Vojovic saat melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu 3 November 2018. Dalam laga itu, Persib menang 2-1.*
PEMAIN Persib Ezechiel N'Douassel mencoba melepaskan diri dari kawalan bek lawan Vladimir Vojovic saat melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu 3 November 2018. Dalam laga itu, Persib menang 2-1.*

DENPASAR, (PR).- Jadwal ketat serta perjalanan di setiap pertandingan yang menguras tenaga para pemain membuat jajaran pelatih Persib mencoba menyiasati program latihan demi menjaga kebugaran.

Tim Persib kembali harus menghadapi pertandingan berselang lima hari setelah meraih kemenangan di kandang Bahyangkara FC.

Maung Bandung kini kembali menjalani partai usiran keempatnya saat menjamu PSMS Medan, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat 9 November 2018.

Dalam waktu hampir sebulan belakangan, setidaknya Supardi Nasir dan kawan-kawan telah menjalani 6 pertandingan yang harus dilakukan antarpulau. Saat menjamu Madura United, Persib memilih Stadion Batakan, Balikpapan sebagai tempat netral partai usirannya.

Setelah itu, Persib terbang ke Jayapura untuk menghadapi Persipura dan sesudahnya terbang ke Bali saat dikalahkan Persebaya Surabaya di partai usiran keduanya.

Selepas itu, Persib kembali terbang menuju Makassar untuk melawan PSM.

Empat hari kemudian, Persib kembali berangkat menuju Stadion Batakan untuk menjamu Bali United, dan esoknya terbang menuju Bandung untuk bersiap menghadapi Bhayangkara FC, di Stdaion PTIK, Jakarta.

Kini setelah lima hari usai pertandingan melawan Bhayangkara FC, Persib sudah berada di Bali untuk menghadapi PSMS Medan.

Padatnya jadwal yang dijalani Maung Bandung dihkwatirkan akan berimbas kepada kebugaran fisik dan mental para pemain.

Pelatih fisik Persib Bandung Yaya Sunarya mengatakan, sehari menjelang pertandingan melawan PSMS, para pemain hanya melakukan latihan ringan. Latihan pemantapan strategi dan penguasaan bola sudah dilakukan sejak berada di Bandung.

Yaya Sunarya mengatakan, partai usiran tentunya mempengaruh kebugaran fisik dan mental para pemain karena baik pertandingan kandang maupun tandang sama-sama dilakukan di luar Bandung.

“Untuk mengantisipasinya, kami learning by doing. Artinya, sambil kami bikin jadwal sesuai yang telah direncanakan, sambil berjalan kami mempelajari dan mengamati apa saja yang akhirnya bisa baik untuk tim dan pemain. Misalnya, ada beberapa rencana kami sebelumnya seperti latihan estafet di luar terus, akhirnya kami batalkan dan kembali lagi ke Bandung,” katanya di Hotel Natya, Jalan By Pass Ngurah Rai, Bali, Kamis 8 November 2018.***

Bagikan: