Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 24.7 ° C

Persib vs Persebaya, Dua Tim Pincang yang Sama Berjuang Tanpa Pesta Suporter

Irfan Subhan

DENPASAR, (PR).- Pelatih Persebaya Surabya Djadjang Nurdjaman mengatakan, pertandingan melawan PErsib akan menjadi laga yang sangat penting untuk timnya. Saat ini peta persaingan di papan bawah semakin ketat.

Laga Persib melawan Persebaya akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 20 Oktober 2018.

“Besok akan menjadi laga tandang kami di pekan ke-26. Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami karena persaingan di papan bawah semakin ketat sekarang. Kemarin PSMS bisa menang atas Sriwijaya FC sehingga praktis persaingan di papan bawah juga semakin sengit. Dengan begitu, kami akan berusaha dengan maksimal di partai kali ini melawan persib dan harus mendapat poin maksimal. Pemain juga akan berusaha untuk meraih poin di sini,”katanya dalam konferensi pers di Hotel Natya, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali, Jumat 19 Oktober 2018.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengatakan, pada pertandingan nanti, timnya hanya bisa mengandalkan pemain lokal.

“Kondisi kami saat ini tidak bisa memainkan beberapa pilar. Sebut saja Robertinho yang harus beristirahat panjang dan Da Silva juga Maitimo dan banyak pemain berlabel asing yang tidak bisa diturunkan. Termasuk OK John. Praktis, kami akan menurunkan pemain lokal. Jadi, kalau melihat situasi, kami tetap optimistis melihat,” tuturnya.

Mengenai Persebaya yang tidak akan diperkuat para pemain intinya, Pelatih Persib Roberto Carlos MARio Gomez menuturkan, hal tersebut sama dengan situasi yang dirasakan Persib saat ini.

“Persebaya punya pemain penting dan Persib juga sama. Jadi tidak masalah. Memang di luar kami bersahabat tapi di dalam (lapangan) semuanya ingin menang dengan cara yang bersih. Karena itu yang penting, baik ada suporter atau tanpa suporter,” katanya.

Tak ada pesta keakraban



Mario Gomez juga sangat menyayangkan tidak adanya dukungan bobotoh di dalam stadion saat Maung Bandung menghadapi Persebaya. Meski demikian, semua pemain Persib tetap bertekad mencuri poin penuh pada pertandingan nanti.

“Tidak adanya penonton jelas tidak bagus untuk kami dan untuk Surabaya. Saya ulangi, saat itu (pada pertemuan pertama) ada pesta yang indah saat kami bertemu Persebaya Surabaya karena atmosfernya luar biasa di luar (lapangan). Di dalam (lapangan) kami saling bertarung untuk menang tapi saat itu pertandingan berjalan bersih dan itu yang terpenting,” ujarnya.

Mario Gomez pun sangat heran dengan adanya sanksi yang dijatuhkan kepada bobotoh. Tidak hanya itu, imbasnya dirasakan para pemain yang tidak bisa bermain dan ingin menyaksikan di lapangan.

“Saya tidak mengerti kenapa penonton tidak bisa menyaksikan laga ini. Apalagi, pemain-pemain kami yang terkena sanksi seperti jonathan Bauman juga tidak bisa menonton ke stadion, saya tidak mengerti,” ucapnya.***

Bagikan: