Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Mario Gomez Ajak Suporter Bersihkan Sepak Bola Indonesia

Irfan Subhan

BALIKPAPAN, (PR).- Pelatih kepala Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez mengajak seluruh suporter dan pecinta sepak bola di Tanah Air, untuk bersama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia.

Hal yang disampaikan oleh pelatih asal Argentina tersebut sangat beralasan, mengingat selama ini perkembangan sepak bola di Indonesia masih memiliki banyak permasalahan, khsususnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola mulai dari Liga 1 sampai Liga 3.

Sebelumnya Gomez telah menceritakan pengalamannya selama menjadi pelatih di Liga 1 Indonesia kepada media asal Italia, Corriero dello Sport. Mantan asisten pelatih Hector Cuper saat menangani Inter Milan tersebut mengaku sangat prihatin melihat kondisi sepak bola di Indonesia yang penuh dengan intrik dan kekerasan.

Bahkan usai pertandingan Persib melawan Madura United, di Stadion Batakan, Selasa, 9 Oktober 2018 malam, Gomez pun mengajak semua pihak untuk ikut membersihkan dan mebenahi kekurangan sepak bola di Indonesia supaya lebih baik lagi di mata dunia.

“Salah satu prinsip di dalam hidup saya adalah sangat penting ketika kamu bisa concern (perhatian) dan bersih. Saat saya melihat anak saya di Argentina dan melihat matanya, dia sangat bersih. tetapi disini banyak orang yang “kotor” dan tidak concern. Saya tidak tahu bagaimana orang seperti ini saat melihat anak atau mungkin istrinya,” tutur Gomez.

Dia menambahkan, jika sepak bola di Indonesia ingin berkembang semua orang harus berjuang dan bersama-sama memenrangi hal-hal negatif yang dapat mencoreng citra sepak bola di Indonesia.

“Kamu harus berjuang, tidak hanya saya tetapi semua orang, karena ini negara anda bukan negara saya. Jika ingin sepak bola di Indonesia berkembang, kamu harus berjuang  jangan justru menjadi teman dengan orang-orang yang kotor ini. Jika kamu seperti itu, maka kamu sama saja dan justru menjadi rekannya,” katanya.

Gomez mengatakan, “orang-orang kotor” ini harus diperangi jika menginginkan sepak bola di Indonesia berkembang. Namun, jika memang tidak menginginkan perubahan maka lakukanlah hal seperti saat ini selamanya.

“Karena mungkin musim depan saya tidak akan tinggal disini lagi, mungkin saya akan pergi ke negara lain jika sepak bola disini masih seperti ini, karena problem saya saat ini saya merasa berjuang sendiri dan tidak ada yang bisa menjadi lawan bicara,”ujarnya.

Dia menuturkan, selama ini dirinya hanya berbicara dan berjuang dengan para pemainnya, tidak ada orang lain yang mencoba membantu dan menolong supaya sepak bola di Indonesia bisa berubah dan berkembang lebih baik lagi.

“Kamu harus bisa melihat, rumah, kelargamu, anak, dan istri. Kamu mungkin bisa mengatakan itu tidak menjadi masalah, tetapi sekarang sudah waktunya untuk berpikir. Mungkini hanya masalah pengalaman saja, mungkin menang, draw, atau kalah itu hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Namun, yang penting adalah prinsip hidup dan disni saya melihat banyak orang tdiak bersih, jadi sekarang saya serahkan penilaiannya kepada anda semua,” tuturnya.***

Bagikan: