Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Hujan petir singkat, 21.4 ° C

5 Pelaku Akui Keroyok Suporter Persija Haringga Sirla

Siska Nirmala (error)
PEMAIN Persib Bandung, Jonatan Bauman (kiri) mengeksekusi tendangan penalti yang berhasil menjebol gawang Persija Jakarta yang dikawal Andritany  pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu, 23 September 2018. Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut skuad anak asuh Mario Gomez menang dengan skor 3-2.*
PEMAIN Persib Bandung, Jonatan Bauman (kiri) mengeksekusi tendangan penalti yang berhasil menjebol gawang Persija Jakarta yang dikawal Andritany pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu, 23 September 2018. Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut skuad anak asuh Mario Gomez menang dengan skor 3-2.*

BANDUNG, (PR).- Polrestabes Bandung mengamankan sejumlah oknum yang mengeroyok suporter Persija Jakarta Haringga Sirla (23) hingga tewas di area parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 23 September 2018.

"Ada 10 orang yang diamankan, lima orang sudah mengakui perbuatannya," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana, Senin, 24 September 2018, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Saat insiden terjadi, akan berlangsung duel "panas" antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Laga klasik itu ternoda oleh sekelompok massa yang mengeroyok Haringga hingga nyawanya tak tertolong.

Haringga diketahui merupakan warga Bangunusa, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yoris menjelaskan, saat itu korban tengah berada di Stadion GBLA, tepatnya di pintu masuk biru area parkir. Massa yang curiga dengan gelagatnya langsung melakukan pengeroyokan.

"Korban mau masuk, tiba-tiba diketahui oleh penonton lainnya korban berasal dari Jakarta, yang kemudian langsung mengeroyoknya," katanya.

Yoris menuturkan, korban sempat melarikan diri dari aksi pengeroyokan tersebut, namun korban ditarik oleh para pelaku dan terus dianiaya hingga meninggal dunia.

"Korban lari ke tukang baso untuk diselamatkan. Banyak orang yang menarik korban dan melakukan penganiayaan," kata dia.

Insiden pengeroyokan tersebut terekam dan tersebar di media sosial. Dalam video berdurasi 22 detik itu memperlihatkan seorang pemuda yang tengah dihajar massa meski dalam keadaan sudah tak berdaya.

Sejumlah saksi yang terekam di video pun telah diamankan aparat kepolisian. Saat ini, para saksi tengah menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motifnya.***

Bagikan: