Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Persib vs Persija Akan Dibuka Koreografi Spektakuler

Irfan Subhan

BANDUNG, (PR).- Pertandingan besar pekan ke-23 Liga 1 akan tersaji saat Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 23 September 2018. Laga tersebut menjadi salah satu partai yang dinati-nanti mengingat jalannya pertandingan selalu ketat dan panas.

Tidak hanya itu, pertandingan nanti akan menjadi penentu bagi kedua tim untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara. Jika Persib yang tampil sebagai tuan rumah mampu meraih poin penuh, selisih poin para pesaingnya akan semakin jauh.

Sebaliknya, jika Persija meraih 3 poin, Macan Kemayoran akan naik ke peringkat dua klasemen sementara. Panitia penyelenggara pertandingan pun telah menjual tiket laga akbaer kali ini dan mulai diserbu bobotoh.

Untuk menyemarakan pertandingan nanti, Viking Persib Club melalui Creative Division 33 telah menyiapkan koreografi yang lebih spektakuler dibandingkan koreografi-koreografi yang telah dilakukan sebelumnya.

Lebih besar



Creative Division 33 merupakan tim yang selama ini menyajikan koreografi di setiap pertandingan Persib khususnya saat Maung Bandung bermain di kandang. Bahkan, rencananya koreografi yang akan ditampilkan pada pertandingan kontra Persija nanti akan lebih besar.

Sebelumnya, saat Persib menjamu Arema FC, Creative Division 33 menyajikan koreografi yang mampu menyedot perhatian. Mengambil tema film It, mereka menampilkan badut Pennywise yang merupakan tokoh di film tersebut.

Mengingat koreografi saat pertandingan nanti akan jauh lebih spektakuler dan besar dibandingkan sebelumnya, Bob bersama timnya di Creative Division 33 pun menggagas ide udunan dari bobotoh.

Hal itu dilakukan karena rencananya koreografi tersebut akan dilakukan secara penuh di tribun bagian timur sehingga dana untuk membuat koreografi akan cukup besar dibandingkan sebelumnya.

"Mudah-mudahan bisa terwujud, tidak apa-apalah patungan juga karena kesempatan seperti ini cuma ada setahun sekali dan tidak mungkin bisa terulang kembali," tutur Bob.***

Bagikan: