Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Bojan Malisic dan Febri Hariyadi Disiapkan untuk Hadapi Persija

Irfan Subhan

BANDUNG, (PR).- Bojan Malisic dan Febri Hariyadi memang tidak diboyong ikut bersama pemain lainnya saat Persib menghadapi Borneo FC, di Stadion Batakan, pada pekan ke-22 Liga 1 2018. Namun, keduanya tetap menjalani latihan rutin sebagai bagian dari persiapan  menghadapi laga selanjutnya saat melawan Persija Jakarta.

Febri dan Bojan tetap menjalani latihan bersama pemain lainnya yang tidak diboyong, di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Senin, 17 September 2018. Di bawah pengawasan pelatih fisik Persib Yaya sunarya, para pemain ini digenjot kemampuannya melalui latihan kebugaran.

“Kita lebih kepada bagaimana caranya menjaga kebugaran pemain yang tdiak ikut ke Balikpapan ini, tapi latihan ini juga tidak menghilangkan sentuhan bola. Jadi fisiknya dapat dan touchnya juga dapat,” tutur Yaya usai latihan.

Dia menambahkan, latihan diarahkan untuk persiapan menghadapi Persija. Ada beberapa pemain yang sudah masuk kedalam skema pelatih saat Maung Bandung menjamu Macan Kemayoran seperti Febri dan Bojan.

“Jadi supaya mereka tidak drop dan ketinggalan masalah fisik, mereka tetap melakukan latihan. Kita coba terus detailing agar levelnya sama dengan pemain yang berangkat ke Borneo FC,”ujarnya.

Pelatih juga sudah memiliki gambaran mengenai siapakah pemain yang akan diturunkan atau tidak saat menghadapi Borneo FC. Mengingat ada beberapa pemain yang saat ini telah mendapat kan kartu kuning, sehingga mereka dipastikan akan duduk dibangku cadangan dan diperiapkan untuk pertandingan selanjutnya.

Lawan Persija Jakarta selama ini selalu menyajikan tensi permainan yang panas, mengingat rivalitas tim dan suporter kedua tim sudah mendarah daging. Persib sendiri bertekad membalas kekalahan saat putaran pertama di stadion PTIK.

Penjaga gawang



Yaya mengatakan, untuk penampilan kedua penjaga gawang Persib yaitu I Made Wirawan dan Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby, dia menilai terus menunjukan perkembangan di setiap pertandingannya.

“Kita lihat Deden dulu lah, Deden yang paling banyak bermain. Kalau secara secara statistik kan penjaga gawang hitung-hitungannya cleanshit dan  safety, sejauh ini sudah dalam performa yang kita harapkan. Meskipun ada beberapa hal seperti distribusi bola yang belum akurat, tapi itu tidak terlalu kita khawatirkan," katanya.

Yaya pun mengaku tidak terlalu khawatir dengan kondisi penjaga gawang dan lini belakang Persib saat ini, karena dilihat dari 21 penampilan Persib, hanya baru kebobolan 19 gol.

“Itu masih normal artinya rata-rata gol perpertandingan itu nol, kalau dilihat dari 18 tim di liga 1, Persib paling minim kemasukan. Ini juga bisa dari sistem bertahannya yang bagus,” ujarnya.

Dari segi cleansheet yang dicapai oleh penjaga agwang persib saat ini, mereka mampu menyamai rekor cleansheet yang ditorehkan Persib saat menjadi juara Liga Indonesia 1994-1995. Ini menunjukan jika jika kinerja penjaga gawang terus membaik.

“Memang rata-rata musim ke musim cleansheet kiper cukup banyak. Tahun kemarin pun sama, walau kalah dari Andritany. Tapi saya kira itu bukan ukuran, tapi itulah dalam sepak bola ukurannya seperti itu. Penyerang dengan golnya, kiper dengan cleansheetnya,” katanya.

Yaya mengatakan, dilihat dari performa penampilan paa penjaga gawang ini sudah cukup, meski harus bergantian itu tidak akan menjadi masalah. “Hanya saja kendala di waktu jika ada penjaga gawang yang berhalangan itu saja yang dikhawatirkan. Sekarang dua-duanya sudah dalam treknya,” tuturnya.***

Bagikan: