Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Umumnya berawan, 20.6 ° C

Persib vs Arema, Rebut Kembali Posisi Puncak!

Irfan Subhan
PEMAIn Persib Jonathan Bauman merayakan gol ke gawang Mitra Kukar dalam laga Liga 1, Minggu 8 April 2018 malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung. Dalam laga itu, Maung Bandung menang 2-0.*
PEMAIn Persib Jonathan Bauman merayakan gol ke gawang Mitra Kukar dalam laga Liga 1, Minggu 8 April 2018 malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung. Dalam laga itu, Maung Bandung menang 2-0.*

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung dikudeta oleh Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara Liga 1/2018. Selain itu, Bali United pun telah menyamai koleksi 35 poin yang diperoleh Maung Bandung.

Untuk kembali memuncaki klasemen sementara, Persib harus memenangi laga melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, Kamis, 13 September 2018 petang ini.

Kemenangan atas Arema FC dapat dikatakan sebagai harga mati. Soalnya, pada bulan September ini, Supardi Nasir dan kawan-kawan akan melakoni serangkaian laga berat. 

Setelah menjamu Arema, Maung Bandung akan terbang ke Balikpapan untuk menghadapi Borneo FC di Stadion Batakan, Senin, 17 September 2018. Selanjutnya, Persib akan kembali menjadi tuan rumah untuk menjamu Persija dan Madura United.

Pada putaran kedua liga musim ini, Pangeran Biru sebenarnya diuntungkan karena akan lebih banyak memainkan laga kandang. Akan tetapi, untuk mengamankan posisi di puncak klasemen, Persib harus memperoleh poin maksimal pada empat laga bulan September ini.

Meskipun demikian, laga kontra Arema yang meski kini berada di papan bawah klasemen sementara akan menjadi sorotan. Hal itu mengingat pada putaran pertama laga berakhir ricuh karena Aremania, pendukung klub asal Malang itu, menyerbu ke lapangan. Bahkan, insiden tersebut memakan korban jiwa. Saat kericuhan terjadi, kedua klub berbagi angka 2-2.

Peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh kekecewaan para suporter terhadap manajemen klub berjuluk Singo Edan. Selain jatuhnya korban dari pihak Aremania, pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez pun mengalami luka di pelipis setelah terkena lemparan benda keras.

Oleh karena itu, pada pertandingan kali ini, pengamanan akan dilakukan di luar kebiasaan. Kepolisian berencana menerjunkan 1.400 personel dan dapat saja ditambah jika kegentingan meningkat.

Kemungkinan besar, para pemain Arema akan diangkut dengan menggunakan kendaraan taktis barakuda.

Tambah motivasi



Selain itu, jauh-jauh hari, pihak kepolisian dan panitia penyelenggara pertandingan mengimbau bobotoh untuk bersikap santun, tertib, dan menjaga suasana kondusif sepanjang laga.

Jangan sampai mereka berbuat sesuatu yang dapat menimbulkan kerugian, baik bagi mereka sendiri maupun klub.

Secara khusus, imbauan tentang hal itu juga disampaikan oleh pelatih Roberto Carlos Mario Gomez. Ia berharap, Stadion GBLA dipenuhi oleh bobotoh sehingga akan menjadi tambahan motivasi untuk Supardi Nasir dan kawan-kawan ketika berlaga.

Mengenai kesiapan tim untuk menjamu Arema, Gomez mengungkapkan bahwa semua pemain sudah siap tempur. Hal itu mengingat laga versus Arema sangat penting untuk menentukan posisi Persib di klasemen sementara.

”Ini akan menjadi salah satu pertandingan penting lainnya untuk kami karena sedang berada di puncak. Kami ingin melanjutkan itu (berada di puncak klasemen),” katanya saat konferensi pers yang berlangsung di Kantor PT Persib Bandung Bermartabat, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu, 12 September 2018.

Pada laga kali ini, Arema tidak akan diperkuat oleh beberapa pemainnya. Akan tetapi, menurut dia, itu tidaklah penting karena fokus utama Persib adalah mengamankan tiga poin.

Pasalnya, Gomez memprediksi, ini akan menjadi pertandingan yang cukup sulit. ”Setiap tim yang datang pastinya ingin mengambil poin, khususnya saat ini Persib sedang berada di puncak. Setiap kompetisi, di negara mana pun, saat satu tim berada di puncak, pastinya tim lawan ingin mengalahkannya. Itu adalah hal yang normal. Jadi, tidak penting siapa pemain lawan yang akan turun karena sama-sama bermain (dengan) 11 pemain. Tetapi, fokus utama kami adalah menang,” katanya.

Pelatih asal Argentina tersebut menambahkan, pada pertandingan nanti, Persib akan kembali mengandalkan duet Jonathan Bauman-Ezechiel N’Douassel sebagai ujung tombak.

”Febri tidak akan bermain karena sejak dua bulan lalu dia dipanggil timnas. Mungkin saya akan mainkan Agung di sayap. Di depan, kami akan turunkan Ezechiel dan Bauman. Kami juga punya Patrich yang akan ada di bench. Dia merupakan pemain penting juga,” ujarnya.

Pelatih Arema FC Milan Petro­vic mengungkapkan, timnya hanya menyisakan dua pemain yang sebelumnya sempat bertemu Persib pada putaran pertama. Sementara, Persib memiliki tujuh pemain yang sempat menahan imbang Arema di Kanjuruhan.

”Ini tentunya menjadi keuntungan untuk Persib. Kita tahu, saat bertemu di putaran pertama, Persib merupakan tim bagus dan Coach Mario juga pelatih yang bagus. Mereka juga memiliki beberapa pemain yang bagus, tetapi kami tetap harus bermain dan telah siap. Kami juga memiliki banyak waktu untuk persiapan, sekitar satu bulan,” ucapnya.***

Bagikan: