Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 28.6 ° C

Persib Terus Berbenah Menghilangkan Julukan Jago Kandang

Yusuf Wijanarko
PEMAIN Persib Jonathan Bauman berebut bola dengan dua pemain Mitra Kukar dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat 10 Agustus 2018.*
PEMAIN Persib Jonathan Bauman berebut bola dengan dua pemain Mitra Kukar dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat 10 Agustus 2018.*

BANDUNG, (PR).- Persib menunjukkan prestasi yang tidak terlalu buruk dalam laga tandangnya musim ini.  Dari 11 laga tandang sudah dilakoni hingga pekan ke-20 Liga 1. Persib meraih 3 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 4 kekalahan.

Total nilai yang dikumpulkan yaitu 13 poin. Torehan itu jauh lebih baik dibandingkan dua musim sebelumnya.

Pada kompetisi tahun 2016, Persib hanya meraih 12 poin dari laga tandang. Nilai tersebut berasal dari hasil 2 kali menang, 9 kali imbang, dan 12 kali kalah dalam semusim penuh.

Perbaikan pun belum terjadi pada kompetisi tahun 2017. Dari 17 laga tandang, Maung Bandung hanya mendapat 11 poin  hasil dari 2 kali menang, 11 kali imbang, dan 10 kali kalah .

Hasil tandang terburuk Maung Bandung terjadi pada kompetisi musim 2011-2012. Dari 17 pertandingan tandang, Maung Bandung hanya meraih 10 poin hasil 2 kali menang, 4 imbang, dan 11 kali kalah. Demikian dilaporkan situs resmi klub.

Sementara pada kompetisi tahun 2014 yang menggunakan format turnamen, prestasi Maung Bandung tergolong cukup baik. Persib meraih 18 poin hasil dari 5 kali menang, 3 kali imbang, dan 2 kali kalah. Catatan selisih gol Maung Bandung pun paling positif dibandingkan tim lain. Maung Bandung membukukan 18 gol dan  hanya 11 kali kebobolan.

Di bawah arahan Pelatih Mario Gomez, Persib kini masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga 1. Jonathan Bauman dan kolega masih berpeluang terus bertahan dan berjuang menghapus status sebagai tim jago kandang, julukan yang disematkan bobotoh musim lalu.

Iduladha



Mario Gomez memberikan ucapan selamat Iduladha kepada seluruh umat muslim di seluruh Indonesia. Secara kebetulan, kali ini, pelatih berusia 61 tahun itu turut merasakan momen Iduladha karena tidak pulang ke negara asalnya, Argentina.

"Selamat hari raya Iduladha untuk semua, terutama untuk para bobotoh yang beragama Islam. Selamat berbahagia dalam merayakan momen ini bersama keluarga," ujar Mario Gomez melalui sambungan telefon.

Dalam momen Iduladha tahun ini, Mario Gomez tak lupa menggantungkan harapan, khususnya untuk Maung Bandung yang tengah berjuang merebut gelar juara Liga 1 dan Piala Indonesia musim 2018.

"Ini merupakan hari yang baik. Saya harap akan ada doa serta harapan terbaik dalam setiap ibadah yang kalian jalankan. Tentunya, saya dan semua masyarakat Kota Bandung ingin Persib menjadi yang terbaik," ujar Mario Gomez.***

Bagikan: