Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 28.3 ° C

Umuh Muchtar Bicara Peluang Pemain Timnas U-16 Masuk Diklat Persib

Yusuf Wijanarko
TIMNAS Indonesia melakukan selebrasi usai memenangi pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu 11 Agustus 2018. Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 usai menang atas Thailand melalui drama adu pinalti dengan skor 5-4 (1-1).*
TIMNAS Indonesia melakukan selebrasi usai memenangi pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu 11 Agustus 2018. Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 usai menang atas Thailand melalui drama adu pinalti dengan skor 5-4 (1-1).*

BANDUNG, (PR).- Kesuksesan Timnas Indonesia yang menjadi juara Piala AFF U-16 menjadi sorotan. Banyak pihak menginginkan mereka untuk terus mengembangkan potensinya demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Ketertarikan itu juga datang dari Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Menurut dia, Bagas Kaffa dan kawan-kawan sudah layak masuk Diklat Persib.

"Mereka sudah layak. Kalau mereka siap dan manajemen siap, tentu jadi hal yang luar biasa," ujar Umuh Muchtar dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Sabtu 11 Agustus 2018.

Menurut dia, bimbingan harus terus diberikan kepada para pemain Timnas U-16, baik di dalam maupun di luar lapangan termasuk bimbingan terhadap mereka ketika ekspetasi tak sesuai dengan realita. Hal itu ditegaskannya karena masyarakat Indonesia selalu memiliki ekspetasi tinggi di setiap pertandingan.

"Semangat mereka harus tetap dijaga. Namun, jangan sampai merasa terlalu jemawa. Kalau kalah jangan sampai minder. Apalagi sekarang hujatan bisa disampaikan melalui media sosial," katanya.

Timnas U-16 menjadi Juara Piala AFF U-16 setelah menang atas Thailand melalui drama adu penalti di Stadion Delta, Sidoarjo, Sabtu 11 Agustus 2018 malam. Prestasi itu menjadi gelar pertama Timnas U-16 selama sejarah penyelenggaraan Piala AFF U-16 sejak 2002.

Diklat dan Akademi



Sebagai salah satu klub besar, Persib Bandung ingin menunjukkan kiprahnya dalam membangun sepak bola di Indonesia.

Sebelumnya, Maung Bandung memiliki Diklat Persib yang telah banyak melahirkan pemain berbakat. Tidak hanya memperkuat Maung Bandung, jebolan Diklat Persib pun digaet beberapa klub peserta Liga 1.

Selain Diklat Persib, Maung Bandung kini memiliki akademi. Akademi itu menjadi afterschool program untuk anak-anak usia dini, terutama usia 10-16 tahun yang tertarik dan memiliki talenta menjadi pemain sepak bola. Di Akademi Persib, peserta didik akan diasah kemampuan secara teknik dan kemampuan.

Dengan demikian, Maung Bandung menjadi klub sepak bola pertama di Indonesia yang memiliki pusat pengembangan pembinaan, mulai dari usia dini hingga remaja. Hal itu merupakan upaya untuk melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola profesional.

Akademi Persib juga bekerja sama dengan Inter Academy. Pelatih-pelatih profesional dari Akademi Inter Milan di Italia akan datang ke Bandung untuk membagikan ilmunya.***

Bagikan: