Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 19.6 ° C

Menimbang Untung-Rugi Laga Persija vs Persib

Wina Setyawatie

JAKARTA, (PR).- Pertemuan antara Persija dan Persib dalam laga tunda Liga 1, Sabtu 30 Juni 2018 dinilai oleh kedua kubu sama-sama mempunyai keuntungan dan kerugian.

Di mata Persib, mereka diuntungkan karena lebih memiliki banyak waktu pemulihan setelah laga terakhir 5 Juni (pekan 13) melawan PSMS Medan dibandingkan Persija yang pada Selasa 26 Juni 2018 lalu baru menghadapi Persebaya Surabaya.

Akan tetapi, Persib juga merasakan kerugian karena mereka rehat cukup lama sehingga belum pernah menjalani pertandingan meski sekelas uji coba melawan tim lemah.

Sebaliknya, lawan sudah merasakan pemanasan di dua laga yaitu  melawan Korea Selatan U-23 dan Persebaya.

"Jadi, untungnya, kami punya maa pemulihan lebih baik, tapi dari sisi sentuhan permainan pasti kurang. Sebaliknya juga dengan Persija, ada plus-minusnya," ujar Pelatih Kiper Persib Anwar Sanusi dalam jumpa pers di Stadion PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian), Jakarta, Jumat 29 Juni 2018.

Sementara itu, waktu pemulihan yang minim tidak ingin Persija pandang sebagai masalah.

Pelatih Macan Kemayoran Stefano Cugurra mengatakan, dia telah membuat program jangka panjang pemulihan pemain dan sejauh ini pemulihan kondisi kebugaran fisik pemainnya dinilai sudah cukup bagus.

"Kami sudah membuat program pemulihan untuk pemain, saya pikir program itu cukup bagus. Pemain profesional punya waktu istirahat yang benar. Jadi, saya pikir besok tidak masalah. Hal itu akan jadi masalah kalau kami bermain tiga pertandingan dalam sepekan dengan jeda hanya tiga hari. Tapi karena ini baru pertandingan kedua dalam pekan ini, jadi saya rasa tetap siap," ujarnya.

Kapten Persija Ismed Sofyan mengatakan, laga nanti jadi pertandingan penting untuk mereka. Terutama untuk mendongkrak posisi di papan klasemen sementara Liga 1.

Meski dengan kondisi rehat yang singkat, karena bermain di rumah sendiri dan ditonton suporternya, pemain Persija dinilainya harus punya motivasi lebih. "Harus betul-betul dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk 3 poin," ucapnya.

Perang di sektor sayap



Pada laga nanti, striker andalan Persija Marco Simic kembali akan dimainkan setelah sempat empat pekan tidak diturunkan karena terkena sanksi PSSI.

Meski Persib punya dua pemain sayap dan dua striker bagus, Stefano Cugurra tidak gentar. Dia menyatakan sudah punya strategi tersendiri untuk mengatasi para pemain Persib.

"Untuk menghalau pemain sayap dan striker Persib yang bagus, kami juga punya bek kanan dan kiri yang bagus, baik untuk bertahan dan menyerang. Persija tidak fokus ke sayap atau penyerang saja, tapi lebih fokus kepada permainan kolektif. Karena bermain secara tim adalah kekuatan kami. Waktu menyerang harus sedikit lebih konsentrasi, agar pada akhir pemain bisa memberi umpan atau umpan silang untuk menciptakan gol. Sebaliknya di belakang, pemain harus lebih fokus, harus menjalankan penjagaan yang bagus. Kerja keras waktu bertahan, jangan beri kesempatan mereka (Persib) untuk mencetak gol," ujar Stefano Cugurra.***

Bagikan: