Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Cerah berawan, 25.6 ° C

Bukan Asisten Pelatih, Fernando Soler Ternyata Hanya Penerjemah

Handri Handriansyah

Tanpa kehadiran sang pelatih kepala, Roberto Carlos Mario Gomez, Persib Bandung didampingi sosok Fernando Soler saat mengecap hasil negatif di dua laga awal Liga 1 2018. Soalnya, Gomez memang belum kembali dari Argentina setelah menemani istrinya mejalani operasi.

Di saat pelatih kepala berhalangan hadir, memang sosok asisten pelatih lah yang berwenang berada  di pinggir lapangan dan memberikan instruksi kepada para pemain. Dua musim sebelumnya, sosok Herrie Setyawan lah yang selalu terlihat di pinggir lapangan saat Persib menjadi laga tanpa kehadiran Dejan Antonic atau Djadjang Nurdjaman.

Musim ini, Herrie sebenarnya masih berstatus asisten pelatih Persib. Namun di dua laga awal Liga 1 2018, seorang Soler lah yang justru terlihat berapi-api memberi instruksi dari pinggir lapangan.

Pemandangan itu pantas jika dinilai tak wajar oleh bobotoh maupun pengamat sepakbola. Soalnnya hanya asisten pelatih lah yang bisa menjalankan tugas itu ketika pelatih kepala tak bisa hadir.

Pertanyaannya, apakah asisten pelatih Persib itu adalah Soler atau Herrie? atau apakah Persib memang memiliki dua asisten pelatih yaitu Soler dan Herie?

Jawabannya dari kedua pertanyaan itu sempat membingungkan bobotoh, karena di situs resmi Persib tercantum jabatan asisten pelatih untuk Soler dan Herrie. Artinya, Persib memang sempat mengakui punya dua asisten pelatih namun itu jelas bertentangan dengan regulasi Liga 1 2018 Pasal 30 ayat ‎5.

Soler Hanya Penerjemah



Meskipun demikian, Sekretaris Umum Tim Persib Yudiana akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut. Ia menegaskan bahwa Persib hanya memiliki satu asisten pelatih dan dia adalah Herrie.

Yudiana mengatakan, posisi Soler adalah sebagai interpreter atau penerjemah. "Soler di sini menjabat sebagai penerjemah daripada Mario Gomez, yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemain dan pelatih," ujarnya seperti dilansir laman resmi Persib, Rabu 4 April 2018 sore.

Menurut Yudiana, manajemen Persib paham betul bahwa dalam regulasi Go-Jek Liga 1 2018 sebuah tim peserta tidak diperkenankan mendaftarkan dua asisten pelatih. Oleh karena itu hanya Herrie lah yang didaftarkan sebagai asisten pelatih.

Soler sendiri akhirnya didaftarkan sebagai interpreter dalam susunan tim. "Manajemen patuh kepada regulasi yang diterbitkan oleh pihak PT LIB. Jadi dengan mengikuti aturan dari LIB, jabatan Soler adalah penerjemah," ucap Yudiana.***

Bagikan: