Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 22.7 ° C

Ardi Idrus Rekrutan Terakhir Persib?

Irfan Subhan

Persib Bandung akhirnya melengkapi susunan pemainnya di menit-menit terakhir menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 2018. 

Setelah sebelumnya Maung Bandung merekrut  M Al Amin Syukur Fisabillah, kini tim asuhan Roberto Carlos Mario Gomez tersebut hampir dipastikan akan mengontrak Ardi Idrus, pemain yang pada lima hari terakhir melakukan trial bersama Persib. 

“Tadi baru ada keputusan dari pelatih Gomez dan Soler. Alhamdulillah sudah masuk sini (Persib), ya nanti tinggal tunggu saja kontak dari manajemen untuk penandatanganan kontrak,” tutur Ardi saat ditemui di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Jumat 23 Maret 2018.

Dia menyatakan tidak bisa menggambarkan perasaanya dengan kata-kata setelah bergabung bersama Persib karena menurutnya, Maung Bandung merupakan salah satu klub terbesar yang ada di Indonesia.

“Ya, saya senang. Saya bukan terlena tapi saya akan berusaha lagi, targetnya luar biasa dari pelatih. Makanya, saya harus terus kerja keras untuk membantu Persib bisa bersaing di papan atas,” katanya.

Jika telah resmi direkrut, pemain yang pernah memperkuat PSS Sleman itu akan menjadi rekrutan terakhir Maung Bandung di putaran pertama Liga 1 karena jadwal pendaftaran terakhir untuk pemain dari PT. Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1 adalah tanggal 29 Maret.

Pada regulasi Liga 1, setiap klub peserta wajib mendaftarkan minimal 18 pemain dan maksimal 30 pemain. Hal tersebut tertera dalam Pasal 23 ayat 2 regulasi Liga 1 2018 yang dikeluarkan oleh PT. Liga Indonesia Baru. Sementara, pendaftaran pemain periode kedua akan berlangsung jelang putaran kedua Liga 1 2018 pada 5 Juli hingga 3 Agustus 2018.

Mengenai persaingan di dalam tim, Ardi Idrus mengatakan hal tersebut sangat wajar. Klub banyak dihuni oleh pemain senior sehingga dia ingin menimba ilmu dan bertukar pikiran dengan para pemain senior.

Untuk kepastian kontrak, Ardi Idrus mengatakan, manajemen klub akan menjalin kontrak dengan Semen Padang karena sebelumnya, pemain kelahiran Ternate, 22 Januari 1993 itu dikabarkan telah terikat prakontrak dengan Semen Padang.

“Dari Semen Padang sudah mengizinkan saya untuk ikut trial di Persib Bandung, tidak ada masalah, bahkan manajer Semen Padang juga mengizinkan saya ke sini. Persib memang sudah meminta dari minggu lalu tetapi saya baru datang sekarang,” ujarnya.

Ardi Idrus bisa bermain sebagai bek kiri atau kanan, pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez sebelumnya telah mengatakan bahwa dia membutuhkan pemain pelapis di masing-masing posisi.

“Untuk persaingan tidak terlalu (ketat), cuma mental bersaing harus siap soalnya bermain sepak bola sama saja, tetapi di sini (Persib) motivasi bermainnya akan lebih mengingat targetnya luar biasa,” ucapnya.

Mengenai tekanan, sebagai seorang pemain sepak bola professional, tekanan pasti ada, bahkan saat Ardi Idrus bermain di Liga 2, tekanan itu selalu ada. 

“Kalau kita bermain jelek pasti dihujat, tentunya kita harus bisa memberikan yang terbaik untuk tim, pokoknya main bagus,” katanya.

Disinggung pilihan nomor punggung, Ardi idrus tidak terlalu mempermasalahkannya. Saat bermain di Liga 2, dia selalu menggunakan nomor punggung 37, tetapi di Persib nomor tersebut telah digunakan Muchlis Hadi Ning.***

Bagikan: