Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.4 ° C

Liga 1 Tanpa Wasit Asing, Manajer Persib: Butut

Yusuf Wijanarko
BOLA yang disundul Pemain Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel, dianulir wasit saat kontra Persija Jakarta  pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan Solo,  Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 3 November 2017. Persib Bandung gagal mencuri poin saat melawan Persija Jakarta dan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 0-1.*
BOLA yang disundul Pemain Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel, dianulir wasit saat kontra Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 3 November 2017. Persib Bandung gagal mencuri poin saat melawan Persija Jakarta dan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 0-1.*

BANDUNG, (PR).- Pertemuan manajer klub-klub peserta Liga 1 2018 bersama operator kompetisi PT Liga Indonesia (LIB) beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah keputusan yang akan diterapkan dalam kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Salah satu keputusannya ialah soal wasit.

Wasit asing dipastikan tidak akan digunakan dalam pelaksanaan Liga 1.

"Nanti wasit tidak ada dari luar atau asing, cuma pengawas pertandingannya dari luar negeri. Kalau itu, saya setuju karena wasit asing dan lokal tidak ada perbedaannya, malahan wasit asing lebih butut," ujar Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, Selasa 6 Maret 2018.

Bercermin pada kompetisi musim lalu, kata Umuh Muchtar, Persib beberapa kali dirugikan wasit asing. Karena itulah, ia sangat mendukung penggunaan wasit lokal dan diharapkan, kepemimpinan mereka di lapangan lebih baik lagi.

"Wasit asing juga tidak ada jaminan bagus. Jadi, saya setuju wasit local karena yang penting hatinya menjunjung tinggi sportifitas dalam sepak bola. Jadi, tidak akan rusak. Mereka harus mengikuti aturan dan jangan main-main. Jangan sampai mempermalukan sepak bola Indonesia. Sepak bola Indonesia Rusak salah satunya karena wasit," ujar Umuh Muchtar seperti dilaporkan Galamedianews.

Selain masalah wasit, manajer tim juga dipekenankan berada di lapangan. "Jadi, manajer bisa berada di lapangan. Ya, kami ikuti aturan saja," ujar Umuh Muchtar.

Cerita di balik Makan Konate



Disinggung soal peluncuran tim Persib yang  diundur, Umuh Muchtar tak mengetahui secara pasti jadwal pelaksanaannya. 

Begitu pula dengan sejumlah pemain yang akan membela Persib, Umuh Muchtar tidak bisa memasukkan atau mempertahankan pemain sesuai keinginan

Pada 2016musim -2017, kata Umuh Muchtar, dia sempat menitipkan pemain yakni Makan Konate agar bisa kembali ke Persib.  Namun, Makan Konate tak masuk radar pencarian. Sementara Ahmad Jufriyanto pun hengkang dari Persib

"Konate itu bagus, makanya saya terus berkomunikasi dengannya selama masih berada di luar negeri, tapi dia tidak direkrut dan membela tim lain. Kemarin saat main di Balikpapan saya menangis, terharu melihat permainan mereka bagus," ujarnya.***

Bagikan: