Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 27.6 ° C

Budiman Bidik Kesempatan Lebih bagi Pemain Muda Persib di Piala Indonesia 2018

Gugum Rachmat Gumilar

BANDUNG, (PR).- Pelatih Diklat Persib, Budiman Yunus menyambut baik digelar kembalinya Piala Indonesia pada tahun ini. Dengan adanya dua kompetisi pada saat bersamaan, menurut dia, membuka peluang para pemain muda khususnya di Persib Bandung, untuk mendapatkan jam bertanding yang lebih banyak.



Seperti diketahui, PSSI akan kembali menghidupkan gelaran Piala Indonesia. Digelar pertama kali pada musim 2005 dengan nama Copa Indonesia, Piala Indonesia terhenti pada 2012. Kepastian digelar kembalinya kompetisi ini, diperoleh Persib dari surat resmi PSSI tentang penyelenggaraan Piala Indonesia 2018.



"Adanya dua kompetisi yang berbeda itu bagus. Dengan lebih banyak pertandingan, peningkatan performa seorang pemain bisa lebih terlihat. Pemain muda juga bisa lebih dilibatkan di dua kompetisi itu," ujar Budiman Yunus di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Selasa, 6 Februari 2018. 



Para pemain muda yang dimaksud, kata Budiman, adalah pemain yang jarang tampil meski sudah masuk tim Persib senior di bawah asuhan Mario Gomez. Namun tak menutup kemungkinan, dengan makin banyaknya pertandingan, Persib senior akan membutuhkan pula tambahan pemain dari Diklat. Dengan demikian, bisa mempercepat proses pembinaan dari Persib junior ke senior.



"Saya memang sangat mengharapkan kompetisi itu lebih dari satu. Setiap tim kan berisi sekitar 30 pemain, dengan adanya dua kompetisi berbeda, kan bisa menurunkan komposisi tim yang beda juga. Jadi kesempatan bermain akan lebih banyak," kata Budiman.

Belum komunikasi



Dengan adanya dua kompetisi, yakni Liga 1 2018 dan Piala Indonesia 2018, setiap tim peserta termasuk Persib, dituntut bertanding dalam jadwal yang lebih padat. Meski demikian, pelatih Persib, Mario Gomez belum meminta tambahan pemain dari Diklat Persib. Pelatih asal Argentina itu masih fokus pada pemain-pemain buruannya, seperti Andik Vermansyah dan striker asing Jonathan Bauman.



"Belum ada komunikasi dengan Gomez," kata Budiman Yunus.



Mantan pemain Persib era 1990-an ini menyadari, pengambilan pemain dari Diklat Persib akan tergantung pada kebutuhan tim senior. Tim pelatih di Diklat hanya bertugas menyiapkan para pemain binaan agar siap berkompetisi di level teratas.



"Tergantung kepercayaan pelatih juga terhadap pemain muda," kata Budiman.



Penggunaan pemain Diklat Persib oleh tim senior, kata dia, cukup intensif dilakukan pada era Djadjang Nudjaman. Saat menangani skuat Pangeran Biru, Djanur rutin menanyakan kualitas pemain binaan Diklat Persib.



"Dulu Kang Djanur sering nanya ke saya, siapa pemain yang layak diikutkan ke senior. Ya saya kasih rekomendasi yang sudah layak teknik dan mentalnya. Kami juga tak mau asal memberikan pemain ke tim senior. Untuk saat ini juga sebenarnya sudah ada beberapa pemain yang saya anggap layak," kata Budiman.***

Bagikan: