Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 29.7 ° C

Tragisnya Persib Musim Ini, Rekor Kandang pun Tercoreng di Ujung Kompetisi

PEMAIN Persib Bandung Ezechiel Ndouasel berebut bola dengan pemain Perseru Serui pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017. Persib menutup kompetisi dengan kekalahan di kandang sendiri.*
PEMAIN Persib Bandung Ezechiel Ndouasel berebut bola dengan pemain Perseru Serui pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017. Persib menutup kompetisi dengan kekalahan di kandang sendiri.*

BANDUNG, (PR).- Rekor Persib Bandung yang tak terkalahkan di kandang, ternoda dengan kekalahan mereka dari Perseru Serui di laga pamungkas Liga 1. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017 tersebut, Pangeran Biru dipecundangi dengan skor 0-2.

Usai imbang tanpa gol di babak pertama, pertarungan antara Persib Bandung dan Perseru Serui di babak kedua berjalan dalam tempo sedang. Di awal babak kedua, perubahan strategi dilakukan Persib dengan menarik keluar Matsunaga Shohei dan digantikan oleh Billy Keraf.

Di menit 53, tim tamu mendapatkan peluang pertamanya. Tendangan bebas jarak jauh Ryutaro Karube yang berbelok arah berhasil diantisipasi Deden Natshir. Bola muntah nyaris dimanfaatkan Mariando Uropmabin, beruntung tendangannya bisa ditepis kembali oleh Deden Natshir. Bola pun melambung ke atas gawang.

Peluang bagi Persib di menit ke 55, aksi individu Billy Keraf dari lini pertahanan Persib ke jantung pertahanan Perseru masih dapat diantisipasi oleh kiper Perseru. Di menit ke 65 giliran Febri Hariyadi yang merangsek ke pertahanan Perseru mencoba mengancam gawang. Sayang bola hasil sepakannya masih melebar di sisi kanan gawang Perseru.

Perseru menciptakan gol terlebih dahulu melalui tendangan bebas pemain asal Jepang Ryutaro Karube di menit ke-70. Bola yang sempat membentur Hariono mengubah arah bola dan gagal diantisipasi oleh Deden Natshir. Skor 1–0 untuk keunggulan Perseru.

Peluang bagi tim Pangeran Biru datang di menit ke 74, sayang tendangan bebas Febri Hariyadi tidak dapat dimanfaatkan oleh rekan setimnya.

Tumpulnya lini serang Persib



Perseru yang ingin mempertahankan posisinya di Liga 1 berusaha memberikan perlawanan yang cukup alot bagi tuan rumah. Terbukti dengan belum adanya tendangan yang mengarah ke gawang Perseru.

Di menit ke 80, Perseru berhasil menambah keunggulan melalui gol dari Silvio Escobar. Memanfaatkan umpan lambung dari Lucas Mandowen, tendangan mendatarnya berhasil menjebol gawang Pangeran Biru yang kedua kalinya.

Persib tidak tinggal diam, di menit ke 83 sundulan Ahmad Jufriyanto memanfaatkan umpan tarik dari Febri Hariyadi masih melambung di atas gawang Perseru. Di menit ke 84 Pelatih Persib mencoba melakukan perubahan strategi dengan mengganti Wildansyah dan memasukkan Gian Zola.

Di lima menit tersisa, Persib terus melakukan tekanan ke pertahanan Perseru. Tendangan spekulasi Febri ‘Bow’ masih melambung jauh di atas gawang. Perseru yang sesekali melakukan serangan mendapatkan kesempatan untuk menciptakan gol ketiganya. Tendangan bebas Lucas Mandowen yang dapat ditepis Natshir masih bisa disambar Mariando Uripmabin, beruntung masih ada Tony Sucipto yang berhasil mencegah bola masuk ke gawang.

Pada menit ke 88 peluang emas bagi Persib Bandung untuk memperkecil ketertinggalan datang dari Raphael Maitimo. Sayang tendangan first time-nya melambung tipis di atas gawang Perseru.

Selama masa tambahan waktu lima menit, Maung Bandung tetap tidak dapat mengejar ketertinggalan. Dengan hasil ini, Perseru dapat mengamankan posisinya di Liga 1 dan mengirim Semen Padang ke Liga 2 di musim depan. Dengan hasil ini pula, Persib Bandung menutup Liga 1 Indonesia dengan kekalahan. (Arviandi Rahmat Kurniawan)***

Bagikan: