Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian cerah, 19.6 ° C

Bek Persib Bandingkan Evans Shaun dengan Wasit Mitra Kukar

Wina Setyawatie
PEMAIN Persib Bandung meninggalkan lapangan pada menit ke 83 saat bertanding melawan tim Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan Solo,  Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 3 November 2017. Persib Bandung gagal mencuri poin saat melawan Persija Jakarta dan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 0-1.
PEMAIN Persib Bandung meninggalkan lapangan pada menit ke 83 saat bertanding melawan tim Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 3 November 2017. Persib Bandung gagal mencuri poin saat melawan Persija Jakarta dan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 0-1.

TIDAK ada yang menyangka pertandingan antara Persib Bandung yang dijamu oleh Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Jumat 3 November 2017 akan berakhir tragis. Hal ini tak terbayangkan juga oleh pemain belakang maung Bandung, Ahmad Jufriyanto.

Dia menyayangkan keputusan wasit Evans Shaun yang langsung menghentikan pertandingan ketika pertandingan sempat terhenti karena protes Manajer Persib. Itu terjadi di tujuh menit sebelum pertandingan usai.

Memang diakui dia, usai Persija berhasil menjebol gawang timnya, skuatnya memutuskan untuk meninggalkan lapangan setelah dipanggil sang manajer. Tapi itu, menurutnya adalah keputusan yang diambil bersama-sama. 

Tapi dia kecewa ketika wasit tidak memberikan waktu kepada timnya untuk memutuskan apakah tetap bermain atau tidak. Padahal menurutnya, berkaca dengan yang dialaminya, saat Persib main di Mitra Kukar. Pihaknya harus mau menunggu 2x15 menit sesuai dengan aturan. 

"Ini sama seperti melawan Mitra Kukar. Mereka tidak mau melanjutkan pertandingan. Tapi kami tunggu bahkan sampai 30 menit tetap belum diberhentikan," katanya menegaskan.

Hingga ketika pihaknya sedang berunding ternyata wasit langsung mengambil keputusan pertandingan selesai secepat itu, dia mengaku kaget. "Padahal tadi ketika Pak Umuh maju memanggil pemain di lapangan, kami sedang berunding. Apakah perlu melanjutkan pertandingan atau tidak," ujar Achmad Jufriyanto.

Kecewa? ya pasti kecewa menurutnya. Pemain yang akrab dipanggil Jupe itu memastikan bahwa tidak ada pemain yang tidak kecewa kalau hasilnya seperti itu. 

Persib all out



Jupe sendiri dinilai Pelatih Persib Bandung, Emral Abus sudah bermain dengan bagus. Ketika Persib harus melakukan rotasi karena banyak pemain yang mengalami cedera, Jupe dinilai bisa diandalkan ketika harus berubah posisi menjadi gelandang bertahan. 

"Semua sudah all out, meski kita kehilangan Kim (Kurniawa) tapi pengganti pemainnya cukup bagus. Begitu juga ketika Hariono cedera, kita punya pemain yang bisa di rotasi. Dimana Juprianto bisa diubah menjadi gelandang berharap. Dia bermain bagus, hanya saja hari ini Persija mungkin sangat beruntung dengan satu gol pinalti itu," ungkap. 

Persib dan Persija sendiri merupakan dua tim yang memiliki pertahanan yang bagus. Jika melihat catatan, lini belakang yang dikoordinir oleh Jupe dan Vladimir Vujovic tersebut merupakan yang jumlah kebobolannya paling sedikit kedua, setelah Persija, di Liga 1 musim ini, dengan hanya 29 gol.***

Bagikan: