Pikiran Rakyat
USD Jual 14.060,00 Beli 14.158,00 | Sebagian cerah, 20.8 ° C

Mengaku Gereget, Umuh Muchtar Calonkan Diri Menjadi Ketua PSSI Jawa Barat

Miradin Syahbana Rizky

BANDUNG, (PR).- Manager Persib Bandung Umuh Muchtar siap mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI Asosiasi Provinsi Jawa Barat masa bakti 2017-2021. Pencalonan ini dilakukan karena Umuh terketuk hatinya untuk melakukan perubahan positif bagi persepakbolaan Jawa Barat.

"Iya betul saya akan mencalonkan diri menjadi ketua umum PSSI Asprov Jabar. Saya gereget untuk membenahi PSSI Jabar karena sekarang tidak ada perubahan apa-apa," ucapnya kepada  Pikiran Rakyat, di Bandung, Minggu 10 September 2017.

Bahkan, kata Umuh Muchtar, PSSI Jawa Barat beberapa tahun ke belakang ini justru makin menghilang. Oleh karena itu, ia ingin turun langsung melalui PSSI agar nama sepak bola Jabar semakin harum. Terlebih, dengan banyaknya bibit pemain muda potensial asal tanah Pasundan ini.

"Makin menghilang PSSI Jabar. Bukan maju tapi justru menghilang. Kita ingin membenahi dengan lebih jalan lagi. Banyak bibit sepak bola di Jabar. Kita ingin mereka asli binaan PSSI bukan hanya klub. Klub dan PSSI kedepannya lebih saling bantu. Jadi kita harus lebih semangat dan solid lagi," katanya.

Segera mendaftar



Ketika ditanya kapan akan mendaftarkan diri,  Umuh mengaku akan secepatnya. Dia akan menyerahkan hal teknis tersebut kepada Manager Diklat Persib Bandung Yoyo S Adiredja.

"Secepatnya ya saya akan mendaftarkan diri. Nanti Pak Yoyo yang mengurusnya," ucap pria yang akrab disapa Uwak Haji tersebut.

Perihal adanya persyaratan bahwa calon ketua umum, wakil ketua dan anggota komite eksekutif harus memiliki ijazah sarjana S1, Umuh mengatakan hal tersebut janggal. Menurut dia, lulusan SMA juga berhak memiliki peluang yang sama asal sudah memiliki pengalaman berkecimpung di pesepakbolaan dan berkompeten dalam manajerial.

"Saya kita itu dibuat (sengaja) oleh PSSI Jabar sendiri. Siapapun sebenarnya bisa saja mendaftar. Yang terpenting dia punya pengalaman di sepakbola. SMA juga minimal cukup jadi kenapa harus S-1? Jika memang ternyata yang jadi syarat minimal itu juga tidak mampu mengelolanya," tuturnya.

Sebelumnya, PSSI Asosiasi Provinsi Jawa Barat membuka pendaftaran untuk posisi ketua umum, wakil ketua dan anggota komite eksekutif masa bakti2017-2021 hingga pertengahan September. Pendaftaran sendiri telah dibuka sejak 18 Agustus dan berakhir pada 19 September.

Pendaftaran sebenarnya terbuka untuk siapapun yang mampu memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan melalui kongres tahunan PSSI Jabar pada Maret lalu. Diantaranya yakni adanya minimal satu dukungan dari anggota resmi PSSI Jabar seperti Askot/Askab se-Jabar, klub anggota PSSI se-Jabar dan Asosiasi Futsal Provinsi Jabar.

Selain itu, para calon tersebut harus menyerahkan fotokopi ijasah SLTA dan S-1. Kemudian jika penyerahan formulir pendaftaran dan dokumen lainnya kepada sekretariat PSSI Jabar diurus oleh orang lain, maka bakal calon wajib membuat surat kuasa. Serta pendaftaran dilakukan langsung ke sekretariat dan tidak dikirimkan melalui surat elektronik (e-mail). ***

Bagikan: