Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Febri Yakin Jebol Gawang Arema

Miradin Syahbana Rizky
MALANG, (PR).- Menjalani laga pamungkas Indonesian Soccer Championship 2016 dengan bertemu tim besar seperti Arema Cronus di Stadion Gajayana, Malang, Minggu 18 Desember 2016 mendatang, membuat penyerang muda Febri Hariyadi lebih tertantang.

"Menghadapi pemain-pemain bintang di Arema tentunya membuat saya jadi lebih termotivasi. Rasa takut enggak juga ya karena semua sama saja. Yang pasti saya ingin menampilkan semaksimal mungkin melawan Arema," ucap Febri yang ditemui di Hotel Savana, Malang, Jumat 16 Desember 2016.

Febri menambahkan, untuk bisa menampilkan performa terbaik ia harus lebih fokus lagi dalam mengolah si kulit bundar. Menurut dia, dengan fokus dan kerja keras pihaknya yakin bisa membongkar pertahanan Arema Cronus.

Perkataan yang diucapkan Febri memang ada benarnya. Sebab, jika menilik statistik bertahan Arema Cronus, tim asuhan Milomir Seslija menjadi salah satu tim yang memiliki pertahanan kokoh. Dari 33 kali bermain Hamka Hamzah dan kawan-kawan ini hanya kebobolan 22 kali.

Sangat berbeda dengan pertahanan Persib yang sudah kemasukan 33 gol. Apalagi, Arema saat ini masih memiliki peluang untuk bisa meraih gelar juara ISC 2016 jika mampu menundukkan Persib dan ada pertandingan lain Persipura ditundukkan lawannya.

Namun demikian, Febri tetap yakin mampu menjebol gawang Arema Cronus. Sebab, sebagai seorang penyerang dirinya memang bertugas untuk membuat repot pertahanan lawan.

"Kita berusaha hancurkan atau bikin repot pertahanan Arema. Intinya saya sebagai pemain depan harus bisa menembus pertahanan itu. Siapapun lawannya," tuturnya.

Lalu ketika ditanya mengenai sosok pemain belakang Arema seperti Johan Ahmad Farizi, Febri tak segan-segan memuji performa apik Ahmad Farizi. Menurut dia, Farizi sebagai salah satu pemain terbaik dan konsisten selama gelaran ISC 2016.

Meski memuji lawannya itu, Febri justru semakin penasaran untuk bisa melewati Farizi. Sebab, sebagai pemain ia harus terus menunjukkan performa peningkatan di setiap pertandingannya.

"Dia pemain terbaik dan konsisten di ISC. Dia bukan pemain yang mudah dilewati sehingga jadi motivasi buat saya (untuk tampilkan yang terbaik). Saya sebagai pemain depan juga merasa ingin lebih baik dengan menghadapi pemain-pemain bintang," tuturnya. (Miradin Syahbana Rizky)***
Bagikan: