Pikiran Rakyat
USD Jual 14.048,00 Beli 14.146,00 | Langit umumnya cerah, 22.1 ° C

Persib Krisis Bek

Miradin Syahbana Rizky

BANDUNG, (PR).- Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengaku dilema dengam absennya bek tangguh Vladimir Vujovic pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 menghadapi Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 30 November 2016. Pasalnya, stok stopper murni Maung Bandung sudah tidak ada lagi semenjak Purwaka Yudhi mengalami cedera dan Yanto Basna sedang memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Djadjang menambahkan, saat ini hal yang paling rasional untuk mengisi kekosongan Vujovic adalah dengan menggeser Tony Sucipto ke posisi bek tengah. Dengan begitu, dalam laga melawan Perseru Serui bek tengah Persib akan dihuni Tony Sucipto dan Diogo Ferreira.

"Tanpa Vlado. Pasti ada pengaruh. Meski sudah pernah tanpa Vlado. Yang sangat mungkin adalah geser Tony. Diogo dan Tony bukan stopper murni. Dilema tapi stok cuma itu," ucap Djadjang di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin 28 November 2016.

Dengan kondisi tersebut, Djadjang tetap menegaskan, Persib Bandung belum lempar handuk untuk mengejar posisi lima besar pada papan klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Walaupun saat menghadapi Persela Lamongan, Persib harus meraup tiga poin untuk merangsek ke posisi atas klasemen. Dia mengaku optimis bisa mengejar target lima besar, mengingat selisih poin saat ini sangat berdekatan.

"Terlepas dari ada di posisi berapa, kita saat menuntaskan ISC. Masih ada lima pertandingan tersisa, jadi kita masih berusaha untuk mengejar target itu," katanya. Kondisi itu jauh berbeda dengan Madura United yang memilih lempar handuk dari perebutan posisi puncak di ISC. Djanur mengaku, untuk target itu dia dan para pemain tidak mendapatkan tekanan dari manajemen. "Yang pasti tidak ada tekanan ke pelatih atau pun pemain. Pastinya hal itu membuat kita nyaman dan tidak terbebani," tuturnya.

Mengenai lawannya Perseru Serui, Djadjang pastikan Maung Bandung akan segera bangkit. Djadjang tak ingin anak asuhnya meremehkan Perseru meski sebelumnya telah dihajar 1-6 oleh Pusamania Borneo FC. "Kita ingin bangkit. Kami ingin amankan laga di kandang. Apalagi kekalahan kemarin menyakitkan," ujarnya.***

Bagikan: