Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 25.6 ° C

Siapa Herrie Setyawan?

Irfan Suryadireja

BANDUNG, (PR).- Pergantian pucuk pelatih Persib telah terjadi. Kursi pelatih Persib, kini dipercayakan kepada Herrie Setyawan.


 


Herrie menggantikan posisi Dejan Antonic yang mengundurkan diri setelah Maung Bandung kalah telak 1-4 dari Bhayangkara Surabaya United. Publik mungkin belum begitu mengenal sosok Herrie Setyawan. Pria berusia 47 tahun ini sebenarnya pemain produk pembinaan lokal Bandung. Meski lahir di Makassar, dia tumbuh di Cirebon lalu mulai meniti karier dengan pindah ke Bandung berlatih di klub UNI Bandung.


 


Oleh karena itu, Herrie bukan sosok asing di persepak bolaan Bandung. Ketika berusia 18 tahun, dia masuk klub Bandung Raya yang berkiprah di Kompetisi Galatama. Setelah bakatnya mulai terlihat, dia dikontrak klub elite saat itu, Pelita Jaya. Herrie juga masuk tim nasional pada tahun 1988 hingga 1994.


 


Pria berkepala plontos ini ikut mengantarkan Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 Manila. "Saat itu, saya menempati posisi bek kanan. Saya yang juga menjalani tes doping," ujar Herrie, Senin 13 Juni 2016.


 


Setelah lama di Pelita Jaya, Jose-panggilan Herrie-, mulai pulang kampung ke Bandung dan bergabung dengan Persib pada Liga Indonesia II ketika dilatih Risnandar Soendoro. Setelah itu, Herrie memperkuat Persib hingga Liga Indonesia VIII ketika tim ditangani Deny Syamsudin. Setelah dari Persib, Herrie mulai bermain di klub lain, di antaranya PKT Bontang Kalimantan Timur, Persijap Jepara. 


 


Dia mulai pensiun sebagai pemain pada tahun 2007. Setelah itu, dia mulai ikut kursus pelatih C Nasional. Pada tahun 2011 naik ikut kursus lisensi C AFC. Ketika mengantongi lisensi C AFC, diajak bergabung oleh Djadjang Nurdjamanmenjadi asisten pelatih Pelita Jaya U-21 pada tahun 2011-2013. Pada tahun 2013, Herrie ikut kursus Lisensi B AFC dan dinyatakan lulus.


 


Selesai dari Pelita Jaya, diajak Djadjang Nurdjaman menjadi asisten pelatih Persib pada kompetisi Liga Super Indonesia 2014. Ia ikut andil membawa Persib juara pada Liga Super Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015. Setelah Djadjang Nurdjaman disekolahkan ke Italia, Herrie tetap menjadi asisten pelatih baru Persib saat itu, Dejan Antonic.


 


Kini Herrie mengemban tanggung jawab besar menjadi pelatih kepala sementara Persib. Ia baru akan memulai memimpin latihan Atep dkk. pada Selasa besok. Dengan latar belakang dan prestasi yang sudah dicapai, Herrie untuk saat ini merupakan sosok yang tepat menjadi nakhoda Persib. Ia sudah pasti tahu betul kondisi tim karena tiga tahun menjadi asisten pelatih. ***  


 
Bagikan: