Gandeng Kemendikbud, BNPB Gelar Program Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku untuk Lawan Covid-19

- 14 Oktober 2020, 09:24 WIB
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo.* /Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Kabinet

PIKIRAN RAKYAT - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam upaya menangani penyebaran Covid-19.

Kemendikbud lewat Direktoran Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengadakan program Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku sebagai bentuk dukungan terhadap upaya BNPB menekan penyebaran Covid-19.

“Ini adalah misi kemanusiaan dalam rangka menyelamatkan jiwa manusia. Tugas kita harus memberikan penjelasan bahwa COVID-19 ini nyata, bukan rekayasa, bukan konspirasi. Korban jiwa sudah mencapai satu juta orang dan yang terpapar lebih dari 32 juta orang,” kata Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo saat pengumuman Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku di Jakarta, Selasa 13 Oktober 2020.

Baca Juga: Masuki Minggu Terakhir Kampanye, Barack Obama Berjuang Menangkan Joe Biden

Menurut Doni, tugas Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku ini adalah untuk mengubah pandangan masyarakat yang masih menganggap dirinya tidak akan terpapar COVID-19.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, Kemendikbud bersama organisasi mahasiswa bidang kesehatan berhasil menjaring lebih dari 15.000 relawan untuk menekan penyebaran Covid-19, yang semuanya mendapatkan capacity building dari WHO, Kementerian Kesehatan, serta Perhimpunan Dokter Spesialis.

“Saat ini, mahasiswa akan diterjunkan kembali untuk membantu Satgas Penanganan COVID-19 sebagai duta perubahan perilaku masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan 3M untuk mencegah penularan COVID-19,” ungkap Nizam, dikutip dari laman resmi Kemendikbud

Baca Juga: Kim Jong Un Menangis dan MInta Maaf pada Rakyatnya saat Pidato di Upacara Parade Militer Tahunan

Rencananya, duta mahasiswa ini akan melaksanakan edukasinya pada 15 Kabupaten/kota di delapan provinsi dengan kasus Covid-19 tertinggi.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Kemendikbud


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X